Kitab Semesta bagian-20. ( Ayat 2609 SD 2730)
Islam #Kristen #Yudaisme #Budha #Hindu #Karbala #Majusi #Bahai #Jain #Sikh #ebionit #unitarian #tao #shinto #agnostik #atheis #Druze #Ortodox #Alkitab #Injil #Alquran #Zabur #Talmud #Weda #Tripitaka #KitabSemesta #saksiyehovah
Tuhanmu merupakan Tuhan Yang Penuh dengan Kemuliaan, penuh dengan Keagungan, Sumber Mata Air Pengetahuan, ajaranNya diliputi oleh Cahaya Kebenaran dan Cinta Kasih.
Mustahil ajaran Tuhan yang sejati membawa manusia kearah perpecahan, peperangan darah dan airmata.
Semesta laksana debu dalam genggaman-Nya, siapakah kalian yang sesumbar membela dan rela mati untukNya?.
Bukankah Tuhanmu merupakan Wujud Yang Maha Perkasa, yang tidak memerlukan pembelaan makhluk lemah seperti kalian?.
Tuhanmu sudah Maha Kaya, mustahil bagiNya meminta jatah harta rampasan perang, terlebih harta itu diambil dari tetesan darah dan airmata .
Kembalilah kepada jalan yang lurus, bersatulah dalam ikatan tauhid yang benar dan pengajaran yang bersumber pada nilai kebajikan dan cinta kasih.
Lihatlah perilaku para penyembah berhala-berhala bernama agama.
Dalam kesombongan iman, mereka merasa agamanya yang paling benar, hanya kelompoknya saja yang kelak akan memasuki surga
Mereka tak lagi menggunakan nalar mereka untuk memperkuat iman, melainkan memalingkan muka dari cahaya kebenaran.
Tuhanmu selalu berfirman, temuilah KitabNya yang tak memiliki batasan ayat yang terdapat di alam ini, kemudian tulislah jikalau kalian mampu.
Aku adalah aku, begitulah jawabanKu, saat Musa menanyakan nama terbaik yang pantas disematkan untukKu.
Bukankah telah banyak nama diciptakan oleh moyangmu untuk menggambarkan Keagungan dan kebesaranKu?.
Bukankah telah banyak lahir agama-agama dan berbagai kepercayaan untuk menyembah dan memuji kebesaranKu?.
Maka carilah Aku dan kenalilah Aku.
Suatu saat agama-agama dan kepercayaan akan punah, tetapi tidak dengan Tuhanmu sebab Ia kekal.
Tuhanmu merupakan Realitas Tertinggi, Tuhan Semesta Alam yang tak tersandera oleh agama-agama dan kepercayaan manapun.
Kemanapun engkau menyembah, kemanapun engkau bersujud, dengan sebutan apapun engkau memanggil namaKu, sesungguhnya semua mengarah kepadaKu, selama kalian tidak menggantinya dengan berhala-berhala.
Tuhanmu lebih mengetahui ciptaanNya, maka Ia memberi keringanan kepada moyangmu yang hidup di pedalaman hutan, nalar mereka tidak akan sanggup menjangkau Keilahian Yang Sejati, maka (terbuktilah bahwa) Kasih Sayang, Rahmat dan ampunanNya melebihi murkaNya.
Siapa yang memiliki mata hendaklah ia melihat, siapa yang memiliki telinga hendaklah ia mendengar.
Namun kalian terus saja menyangkal, kalian tetap saja tak bisa melihat kebenaran.
Adakah ayat dalam kitab ini untuk membunuh sesama, membunuh umat yang tak sejalan, selain mendoakan mereka?.
Adakah ayat dalam kitab ini untuk menjarah harta benda serta memperbudak tawanan perang dan menjadikannya pemuas nafsu?.
Ayat Tuhan jauh dari itu semua, ayat Tuhan akan menghidupkan karena begitulah pengajaran-Nya penuh dengan Keluhuran, Kesucian, Cinta dan Kasih.
Telitilah kembali kitab-kitab kalian, kembalilah kepada jalan yang lurus, jalan yang telah dibuka oleh orang-orang terdahulu.
Ada baiknya membaca bagian awal Kitab Semesta dengan meng- klik, tautan link di bawah ini :
Kitab Semesta bagian -1 (Ayat 1 s/d 160) :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10222461344992330&id=1530527757 )
Kitab Semesta bagian -2 (Ayat 161 s/d 270) :
Kitab Semesta bagian-3 (Ayat 271 SD 398) :
Kitab Semesta bagian-4 (Ayat 399 s/d 540)
Kitab Semesta bagian-5 ( ayat 541 SD 703)
Kitab Semesta bagian-6 ( ayat 704 SD 845 )
Kitab Semesta bagian-7 (Ayat 846 S/d 931 )
Kitab Semesta bagian-8 (Ayat. 932 SD 1125)
Kitab Semesta bagian-9 (Ayat. 1226 SD ayat. 1330)
Kitab Semesta bagian-10 (ayat 1331 SD ayat. 1511)
Kitab Semesta bagian-11 (ayat 1512 sd 1632)
Kitab Semesta bagian-12 (ayat 1633 SD 1770)
Kitab Semesta bagian-13 (ayat 1771 SD 1907)
Kitab Semesta bagian-14 ( ayat 1908 SD 2550)
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10226235516664263&id=1530527757
Kitab Semesta bagian-15 ( ayat 2551 SD 2165)
Kitab Semesta bagian-16 (Ayat. 2166 SD 2300)
Kitab Semesta bagian-17 (ayat. 2301 SD 2395)
Kitab Semesta bagian-18 (ayat 2396 SD 2495)
Kitab Semesta bagian-19 (ayat 2496 SD 2608)
Kitab Semesta
Ayat. 2609
Bagimu para rabi-rabi Bani Israil, bukalah kembali lembaran-lembaran Talmud yang kalian miliki. Adakah disana fatwa, ajaran untuk menikahi anak dibawah umur, berbohong dan mengambil barang dari orang kafir dianggap sesuatu yang baik, menganggap petani merupakan pekerjaan yang hina, ajaran untuk membunuh umat yang tak sejalan, menghapus dosa dengan menaruh ayam, memutarnya diatas kepala sambil merapalkan doa-doa?.
Bukankah hal demikian merupakan ajaran yang sesat dan menyesatkan?.
Maka kembalilah kepada ajaran para nabi dan rasul, jangan ada lagi hukum-hukum yang mencederai akal sehat dan membawa umat dalam kegelapan hidup.
Ayat. 2610
Jangan ada lagi hinaan kepada umat lain dengan sebutan-sebutan yang rendah.
Karena engkau menjadi mulia disisi Tuhanmu, jika engkau memiliki ketaqwaan dan memelihara iman dengan baik.
Ayat. 2611
Tuhanmu memberikan pengajaran dan memberikan cucuran rahmatNya bagi seluruh semesta alam, tanpa terkecuali.
Janganlah kehadiranKu ditengah-tengah kalian membuat kalian menjadi sombong dan menganggap umat-umat lain tidak sejajar kedudukannya dengan kalian, bukankah Ibrahim memberikan berkatnya kepada seluruh anak-anak keturunannya?.
Bukankah Tuhanmu sudah menjanjikan bahwa anak keturunannya akan menjadi raja bagi bangsa-bangsa, melahirkan anak keturunan sebanyak bintang dilangit?.
Dimanakah keturunan yang banyak itu, jika tidak mencakup keturunan Ismail dan keturunan-keturunan lainnya?.
Ayat. 2612
Bacalah kitab kejadian yang ada dalam Taurat Musa dan Kejadian dalam Kitab Semesta, dapatkah kalian membedakannya?.
Jika Musa mengabarkan kejadian bumi dan seisinya, maka kitab ini menjelaskan kejadian antar planet dan galaksi, kehidupan-kehidupan diluar bumi, dan penjabaran-penjabaran semesta yang terus mengembang.
Ayat. 2613
Dapatkah kalian kembali membuka lembaran-lembaran Kitab Henok?.
Bukankah disana terdapat kisah malaikat yang memberontak dan mengawini perempuan-perempuan dibumi?.
Dapatkah kalian pahami, malaikat yang dimaksud itu?, yakni makhluk-makhluk antar dimensi yang berasal dari kalanganmu juga, sehingga mereka bisa mengawini perempuan-perempuan kalian dan mengajari kalian banyak hal yang kalian belum mengerti.
Pernahkah kalian melihat sesuatu yang terbang di angkasa begitu cepat, seolah tidak ada hukum yang bisa menahan kecepatannya?.
Begitulah kecerdasan mereka, jauh dari kecerdasan nenek moyangmu, maka kenalilah mereka, maka kalian akan dapati bahwa semesta tak sekecil yang kalian kira.
Ayat. 2614
Darah kalian menyatu dengan darah para pendatang-pendatang itu, bahkan diantara mereka mampu, mengembangkan, merubah, , memperbaiki, dan menyimpan salinan kehidupan yang lebih unggul (DNA) kedalam leluhur-leluhur kalian untuk menghindari kepunahan massal.
Ayat. 2615
Kemudian mereka melintasi bintang dan antar planet, mengunjungi kembali leluhur-leluhur mereka, yang mereka turunkan di masa lalu.
Pemimpin-pemimpinmu menutupi apa-apa yang seharusnya kalian tahu.
Ketahuilah, bahwasanya kalian tidaklah sendiri di jagad semesta ini.
Maka milikilah kecerdasan dan kejarlah ketertinggalan, agar kalian sanggup untuk saling kunjung-mengunjungi antar planet dan antar galaksi.
Kitab Semesta
Ayat. 2616
Dapatkah kalian saksikan bagaimana para pengikut dari Musa, Yesus dan Muhammad, bukankah keturunan mereka banyak yang menjadi raja atas bangsa-bangsa, pengikut dan anak-anak keturunan dari moyang mereka akan sebanyak bintang dilangit, karena begitulah berkat dari Ibrahim dan janji Tuhanmu, maka tergenapilah apa yang tertulis dalam Alkitab.
Ayat. 2617
Ambillah hikmah dari para pembawa pesan itu, mereka memiliki ketajaman mata batin yang begitu dalam, memiliki kebijaksanaan, namun mereka tetaplah seorang manusia, yang juga memiliki dosa di masa lalu, memiliki sifat amarah, rasa sedih, kecewa, senang, bahagia dan beragam ekspresi lainnya.
Ingatlah bagaimana Musa memecahkan loh batu ditengah umatnya yang membangkang dari keesaan Allah, bagaimana Yesus mengobrak-abrik barang para pedagang dan membalikkan meja pemungut pajak di area Bait Allah, bagaimana Muhammad mengijinkan seseorang untuk membunuh para penghinanya.
Ayat. 2618
Hormatilah para pembawa pesan itu, karena demi memperjuangkan dan mengusung nilai-nilai tauhid, mereka rela mempertaruhkan nyawa, sebuah keputusan pahit, dimana tidak ada pilihan damai, selain membunuh atau terbunuh.
Ayat. 2619
Maka beruntunglah kalian hidup di masa yang berbeda, ketika manusia telah belajar dari segala kesalahannya dan memperbaikinya di masa depan.
Ayat. 2620
Dan janganlah kalian saling menyombongkan diri, bahkan membuat garis nasab palsu kemudian mengabarkan kepada khalayak, bahwa kalian memiliki pertalian darah dengan para nabi dan rasul.
Milikilah keteladanan dan tirulah apa-apa yang baik dari mereka. Kembangkanlah nilai-nilai keteladanan itu agar menjadi cocok dengan kondisi zamannya.
Dan janganlah kalian memperbudak umat dalam balutan indah ayat-ayat agama, memperluas kotak-kotak amal, namun membiarkan umat tenggelam dalam kemiskinan dan kebodohan.
Kitab Semesta
Ayat. 2621
Dan janganlah kalian beranggapan Kitab Suci yang ada ditangan kalian, merupakan Wahyu Ilahi yang didiktekan huruf per huruf, kata per kata.
Semua adalah Ilham, kekaguman atas Ilahi, Cahaya benderang yang ada di hati mereka membuat mereka mampu menulis kitab-kitab yang kemudian kalian menyebutnya sebagai lembaran kitab suci.
Ketika semua adalah inspirasi keilahian, maka manusiawi sekali jika ada kesalahan didalam kitab-kitab itu, dapatkah kalian temui kesalahan itu, semisal menganggap bumi sebagai pusat tata surya dan matahari mengelilinginya, menganggap Maria ibunda Yesus bertalian saudara dengan Harun dan Imron, menganggap Raja Sulaiman memiliki kemampuan berbicara dengan bahasa hewan, salah perhitungan dalam hukum waris dan berbagai kekeliruan-kekeliruan lainnya.
Ayat. 2622
Dan adakalanya pemikiran si pembawa pesan masuk kedalam kitab-kitab itu, kemudian mereka tersadar atas kekhilafannya dan memperbaiki kekeliruan itu.
Ayat. 2623
Ketika kitab-kitab itu memiliki kelemahan dan kekeliruan, dimanakah kitab-kitabNya yang asli dan tak terbatas itu?.
Yakni kitab-kitabNya yang ada di alam ini, maka galilah makna didalamnya dengan ilmu.
Maka engkau akan takjub atas segala Maha Karya Tuhan dan menjadi saksi atas keberadaan- Nya Yang Kudus.
Ayat. 2624
Periksalah Kitab-kitab yang ada ditangan kalian, bukankah kitab-kitab itu memiliki keterbatasan ayat dan halaman?.
Sesuatu yang terbatas itu memiliki kelemahan dan ketidaksempurnaan, tetapi tidak dengan Firman Tuhanmu, sebab Firman itu kekal dan tak berbatas.
Ayat. 2625
Semua sosok pribadi pembawa pesan memiliki pengalaman spiritual yang sama, mereka melihat suatu penglihatan yang istimewa, mendengar sesuatu yang tak didengar orang kebanyakan, mereka memiliki ketajaman mata batin sehingga dalam bimbingan Ruhul Kudus, mereka mampu menulis yang orang kebanyakan tak dapat melakukannya.
Kitab Semesta
Ayat. 2626
Ada yang menanyakan kepadamu mengapa Tuhan tidak menulis namanya dan langsung menurunkan kitabNya dari langit, agar tidak terjadi perpecahan dan kekeliruan didalam mencari nilai ketuhanan.
Maka katakanlah jika Tuhanmu bekerja dengan cara-cara seperti itu, maka semesta akan musnah takkan mampu menahan Cahaya KemuliaanKu, oleh sebab itu maka Aku kirimkan utusan-utusanKu itu, agar darinya manusia mampu mencari makna Ketuhanan dan nilai-nilai kehidupan.
Ayat. 2627
Memang adakalanya terselip pengajaran-pengajaran palsu, ayat-ayat palsu yang sesungguhnya pengajaran itu tidak berasal dariKu, maka gunakanlah anugerah akal yang ada dalam dirimu, ayat-ayatNya yang sejati akan membawa kebaikan, cinta kasih dan membawa berkah bagi semua tanpa memandang mereka kaum yang beriman ataupun tidak, karena semua mahkluk diberi dan dijaga olehNya.
Ayat. 2628
Kemudian kaummu kembali bertanya, Tuhan itu Wujud yang tidak dapat didefinisikan, jika dapat didefinisikan maka itu Tuhan hasil pemikiran manusia, Tuhan hasil budaya. Maka katakanlah kepadanya bahwa pendapatnya itu sudah benar.
Tuhan hasil pemikiran manusia adalah Tuhan-tuhan berwujud manusia yang berciri khas wajah rupawan, sedang Tuhanmu berbeda dengan ciptaan, Tuhanmu Wujud yang tak terpikirkan, melihatNya engkau akan binasa.
Ayat. 2629
Ketahuilah para utusan-utusan menyampaikan suatu kabar berita dan pesan-pesan dengan memakai bahasa perumpamaan, dan simbol-simbol yang ada disekelilingnya, agar dapat dipahami manusia dengan berbagai tingkatan kecerdasan.
Ayat. 2630
Kitab-kitab yang pernah tertulis, yang ada ditangan kalian merupakan inspirasi ilahiah, kekaguman manusia atas Sang Pencipta, Cahaya Kebahagiaan Yang Terpendar dari dalam jiwa sang utusan itulah yang membuatnya mampu menulis kitab-kitab, merangkai ayat-ayat yang mengajak manusia untuk menyembah Tuhan Yang Esa, ajaran yang membawa manusia kearah yang lebih baik.
Kitab-kitab itu memiliki keterbatasan ayat dan jumlah halaman, bisa juga kitab-kitab itu dipalsukan, tetapi tidak dengan ayat-ayatNya Yang Sejati yang terdapat di alam ini, yang tak terbatas dan kekal, galilah makna dari ayat-ayatNya yang tersembunyi itu dengan ilmu, maka engkau akan takjub atas Kuasa dan kebesaranNya, kemudian menjadi insan yang tercerahkan.
Ayat. 2631
Aku adalah aku, begitulah jawabanKu, saat Musa menanyakan nama terbaik yang pantas disematkan untukKu.
Bukankah telah banyak nama diciptakan oleh moyangmu untuk menggambarkan Keagungan dan kebesaranKu?.
Bukankah telah banyak lahir agama-agama dan berbagai kepercayaan untuk menyembah dan memuji kebesaranKu?.
Maka carilah Aku dan kenalilah Aku.
Ayat. 2632
Suatu saat agama-agama dan kepercayaan akan punah, tetapi tidak dengan Tuhanmu sebab Ia kekal.
Tuhanmu merupakan Realitas Tertinggi, Tuhan Semesta Alam yang tak tersandera oleh agama-agama dan kepercayaan manapun.
Kemanapun engkau menyembah, kemanapun engkau bersujud, dengan sebutan apapun engkau memanggil namaKu, sesungguhnya semua mengarah kepadaKu, selama kalian tidak menggantinya dengan berhala-berhala.
Ayat. 2633
Tuhanmu lebih mengetahui ciptaanNya, maka Ia memberi keringanan kepada moyangmu yang hidup di pedalaman hutan, nalar mereka tidak akan sanggup menjangkau Keilahian Yang Sejati, maka (terbuktilah bahwa)Kasih Sayang, Rahmat dan ampunanNya melebihi murkaNya.
Kitab Semesta
Ayat. 2634
Aku adalah segalaNya. Semua makhluk ada dalam Aku.
Dirimu merupakan jagad semesta kecil dari banyaknya jagad semesta.
Tubuhmu memiliki banyak macam makhluk penyusun kehidupan (sel), seandainya saja mereka memiliki akal, mereka akan mencari keberadaan Tuhannya.
Mereka akan menyangka dirimu adalah Tuhan, sebab mereka berada dalam jagad semesta dirimu. Karena keterbatasan penglihatan dan pengetahuan. Mereka tak dapat melihat adanya bentuk-bentuk kehidupan lain -diluar dirimu.
Seandainya saja makhluk-makhluk kecil itu memiliki mata, makhluk kecil dalam tubuhmu itu akan melihat cakrawala diatasnya begitu luas, laksana dirimu yang melihat cakrawala yang begitu gelap dan luas, yang memiliki banyak gugusan bintang, planet-planet dan galaksi-galaksi , yang seolah tak bertepi.
Begitulah perumpamaan bagi manusia yang menyangkal keberadaan-Ku, dengan alasan bahwa Aku merupakan Wujud Tuhan yang tidak dapat terlihat oleh mata, tak terjangkau oleh akal, dan mereka berprasangka bahwa Aku adalah Tuhan hasil pemikiran manusia.
Ayat. 2635
Jagad semesta dirimu pada mulanya mengembang, perlahan menyusut dan akhirnya menemui ajalnya, maka jagad semesta dirimupun ikut berakhir, itulah kiamat kecil semesta dirimu.
Itulah perumpamaan awal mula penciptaan dan akhir dari kehidupan.
Setiap yang makhluk yang berakal dan bernyawa akan mengalami "kematian" demi "kematian" dalam hidup, sebelum ia menghadapi kematian yang sesungguhnya.
Itulah yang dinamakan proses pendewasaan dalam kehidupan.
Kitab Semesta
Ayat. 2636
Ambilah hikmah atas Ishak dan Ribka yang memiliki anak kembar Esau dan Yakub. Bagaimana Esau dengan cerobohnya menukar hak kesulungannya dengan makanan, bagaimana Yakub menipu ayah dan kakaknya untuk meraih hak kesulungan itu.
Kemudian Yakub menerima balasan apa yang ia perbuat dimasa lalu, ia ditipu Laban mertuanya hingga ia bekerja selama tujuh tahun dan tujuh tahun berikutnya demi mendapatkan Rachel sebagai istrinya.
Laban tidak membayar Yakub dengan adil. Namun Tuhan memberkati Yakub dengan banyak hewan dan memerintahkan Yakub untuk pulang kerumah.
Ayat. 2637
Dalam perjalanannya pulang, Yakub mengetahui bahwa saudara lelakinya Esau dan ratusan pria datang hendak menemuinya.
Yakub mengira saudaranya itu masih marah kepadanya, ia begitu khawatir dengan keselamatan keluarganya, kemudian ia membawa keluarganya ke tempat yang aman dan ia berdoa untuk keselamatan mereka.
Ayat. 2638
Yakub berdoa dengan penuh kekhusuan sepanjang malam, dalam pergumulannya itu, Tuhan menampakkan diri kepadanya, dan mengatakan kepada Yakub akan menjadi pemimpin besar bagi banyak orang, keturunannya akan menjadi raja atas bangsa-bangsa, dan mengubah namanya menjadi Israel.
Ayat. 2639
Kemudian Esau dan orang-orangnya menemui Yakub dan keluarganya. Esau tak lagi marah terhadap Yakub, ia berlari menghampiri Yakub dan memeluknya, betapa bahagianya Esau melihat saudaranya yang telah lama pergi meninggalkan keluarganya, kini telah kembali.
Tuhan menepati janjiNya kepada Yakub, dan ia terus mematuhi perintah Tuhan dan menyembah Allah.
Ayat. 2640
Yakub memiliki dosa awal menipu untuk merubah nasib jalan hidupnya, atas dasar itulah rabi-rabi dalam Talmud membenarkan tindakan orang Israel untuk menipu orang- orang goyim dan orang-orang kafir demi kejayaan Israel.
Mereka kirim dan susupkan Paulus kedalam kekristenan dan Bukhari dalam Islam, bertujuan untuk merusaknya dari dalam.
Paulus seorang yang baru bertobat, ia bukanlah murid Yesus, namun ia berhasil menyusupkan ajaran-ajarannya kedalam kekristenan sehingga mengaburkan ajaran Yesus yang sejati dan mengeluarkannya dari ketetapan hukum-hukum Taurat.
Bukhari mengumpulkan dan menyusun hadist-hadist tidak hanya yang asli namun juga yang palsu, yang dimasa depan akibat perbuatannya itu, membuat pengikut Muhammad saling mencaci maki, bertikai tanpa henti, saling membunuh akibat dalil-dalil yang saling berlawanan dan bertentangan dengan akal sehat.
Maka bersatulah dalam ikatan tauhid dan pengajaran yang benar, tauhid saja tidaklah cukup jika pengajaran yang kalian dapati memiliki kesalahan-kesalahan, ajaran yang baikpun belum cukup, jika tauhid yang kalian jalani telah menyimpang dari ajaran awal.
Kitab Semesta
Ayat. 2641
Ketahuilah Yesus putra Maria merupakan penganut Taurat yang taat, baginya keesaan Allah adalah mutlak, jangankan menuhankan manusia membuat berhala-berhalapun pantang baginya.
Mustahil baginya mengajarkan pengikutnya untuk menyembah dirinya, dan menganggap dirinya sebagai anak Allah, bukankah istilah itu hanya perumpamaan bagi seorang hamba yang memiliki kedekatan dengan Tuhan-Nya?.
Ayat. 2642
Paulus berasal dari Tarsus, bukankah penyembahan kepada Mitra dewa matahari telah menyusup kedalam ajaran Yesus yang sejati?.
Adakah ajaran Trinitas terdapat dalam Alkitab yang kalian pegang?. Sesuatu yang tidak Alkitabiyah janganlah kalian ikuti, karena akan mencederai akal sehat dan membawa umat kedalam kesesatan.
Sesuatu yang mudah, janganlah dibuat sulit, termasuk dalam hal tauhid.
Allah itu esa, jangan ada illah-ilah lain dihadapan-Ku, bukankah itu sudah merupakan pesan yang sangat jelas dan mengikat kepada anak keturunan kalian?.
Sesuatu yang sudah jelas, terang benderang, mengapa kalian samarkan, kalian persulit, dan hendak merubahnya menjadi abu-abu?.
Ayat. 2643
Dan bagi kalian para pengikut Muhammad, bertobatlah, janganlah kalian beranggapan Tuhan bersama umat-umatNya, memerangi umat yang tak sejalan, bukankah seluruh makhluk merupakan Umat yang dikasihi-Nya?.
Ayat. 2644
Janganlah kalian menumpahkan darah dan airmata mengatasnamakan Aku, sebab pengajaranKu begitu Kudus.
Janganlah kalian berlaku zalim, dan berbuat hina dihadapan Tuhan, membunuh para lelaki, menjadikan perempuan-perempuan sebagai budak yang boleh digauli sekehendak hati, menjadikan anak-anak mereka yatim, kemudian harta benda, hasil kerja keras mereka kalian rampas, lalu kalian menganggapnya sesuatu yang sah dihadapan Tuhan, itu semua merupakan akal-akalan kalian demi memenuhi hasrat, mengatasnamakan Tuhan dan agama.
Tuhanmu sudah Maha Kaya, janganlah kalian memberikan jatah harta rampasan perang kepadaKu, sebab hal yang demikian sesuatu yang menyimpang dari jalan kebenaran.
Ayat. 2645
Berhentilah memberhalakan agama, sebab Tuhanmu tidak pernah mendirikan agama.
PengajaranNya berlaku untuk seluruh makhluk, Cahaya KebenaranNya memancar keseluruh alam.
Kitab Semesta
Ayat. 2646
Dan lihatlah perilaku mereka-mereka yang mengaku keturunan nabi dan rasul.
Dalam balutan indah ayat-ayat agama, mereka memperbudak umat, bukankah nabi diutus kepada kaumnya untuk membebaskan bukan untuk memperbudak umat-umatNya?.
Ayat. 2647
Mereka tukar air kesembuhan, makanan sisa dengan uang, menerima uang sumbangan dari kantung-kantung orang miskin, dan mungkin saja uang itu merupakan sisa uangnya yang terakhir.
Ketahuilah yang memberi, nasibnya tak lebih baik dari yang menerima, bukankah seharusnya merekalah (para habib ini ) yang seharusnya membuka peti-peti harta mereka dan membagikannya kepada yang berhak, sebab mereka merupakan pelayan umat, membaktikan hidup dan matinya untuk umat bukan untuk minta dilayani dan diistimewakan.
Ayat. 2648
Dan lihatlah prilaku para gembala-gembala itu, mereka mengutip uang dari para jemaatnya dengan mengatasnamakan agama dan Tuhan, bukankah Tuhanmu - Tuhan Yang Maha Kaya?.
Berilah kepada mereka upah yang pantas, namun jangan berlebihan.
Berilah harta bendamu kepada yang berhak menerimanya, sebab Tuhan hadir bersama orang-orang yang miskin dan papa.
Ayat. 2649
Berilah umat-umat ini jalan dan terangilah langkah mereka menuju pencerahan, bukan untuk menghisap harta benda mereka, hingga tandas tanpa sisa.
Janganlah menjadi serigala diantara domba-domba.
Janganlah kalian menjadi Firaun - Firaun kecil di dunia, menjadi tuhan kecil bagi manusia lainnya.
Bukankah telah binasa, mereka-mereka yang menggunakan kekuasaannya untuk memperbudak manusia lainnya?.
Tidakkah kalian mengambil hikmah dari peristiwa yang telah lalu?.
Ayat. 2650
Keluarlah dari segala kemunafikan, tampilkanlah kesejatian dirimu yang sesungguhnya, sebab kalian merupakan cerminan daripada umat.
Betapa malang nasib umat-umat itu, mereka terpesona apa yang mereka lihat dan dengar.
Mereka tidak menyadari dari balik jubah-jubah kebesaran itu ada sesuatu yang tersembunyi- yang mungkin saja sengaja ditutup-tutupi, mereka (umat-umat yang lugu) mungkin saja tidak mengetahui dan menyadari, namun sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui segala isi hati, sebab Ia Maha Mengetahui.
Maka bertobatlah dan kembalilah kepada jalan yang lurus, seperti yang telah dicontohkan oleh nabi dan rasul.
Kitab Semesta
Ayat. 2651
Berbagi kepada sesama adalah sesuatu yang baik. Namun kalian harus tetap waspada dengan segala bentuk penipuan, bersikaplah dengan bijak, gunakan nalurimu ketika berbagi.
Adakalanya mereka bertingkah layaknya orang susah, berpakaian lusuh berharap belas kasih.
Berdiri dan duduk di tengah keramaian untuk memancing simpati para pemberi sedekah.
Sejatinya mereka malas bekerja dan terlena dengan mudahnya mencari uang dengan cara mudah dan cepat, sehingga menghalalkan berbagai cara untuk menipu orang kebanyakan.
Ada sebagian dari mereka yang dengan sengaja mengumpulkan orang-orang itu dan menaruhnya di berbagai tempat, kemudian menjadikannya peminta-minta, mengemis sebagai lahan pekerjaan.
Ayat. 2652
Selagi engkau tidak cacat dan mampu, maka bekerjalah, diharamkan bagi kalian melakukan pekerjaan meminta-minta.
Ayat. 2653
Dan bagi kalian yang memberi dengan niat tulus ikhlas, sekalipun darinya kalian telah tertipu, maka pahala tetap mengalir dari harta yang kalian bagi itu, sebab semua berawal dari niat yang baik.
Ayat. 2654
Ketika kalian hendak mengangkat seseorang dari jurang kemiskinan.
Berilah mereka kail, jangan beri mereka ikan, sebab dengan kail, mereka akan berusaha sekuat tenaga berjuang untuk dapat keluar dari jeratan kemiskinan.
Ayat. 2655
Memberi bukan soal besar-kecilnya pemberian, melainkan seberapa ikhlasnya pemberianmu itu dan seberapa bermanfaatnya pemberianmu itu, bagi kepentingan orang lain.
Ketika engkau menanam sebiji benih tanaman, yakinlah suatu saat tanaman itu akan tumbuh besar, tinggi menjulang dengan dedaunan yang rimbun, kemudian pokok tanaman itu berbuah dengan lebatnya, begitulah perumpamaan amalan-amalan yang baik.
Kitab Semesta
Ayat. 2656
Lihatlah mereka-mereka yang bangga akan jubah kebesarannya, dengan lantang mereka selalu berkata, "Agama kamilah yang paling benar, yang lain sesat, merekalah calon penghuni abadi kerak api neraka".
Dalam hal putusan sesat menyesatkan ini- mereka katakan juga dengan ringan kepada saudara seiman mereka, bahkan saling mengorbankan nyawa demi membela tafsir-tafsir, yang mereka yakini kebenarannya sebagai sebuah kebenaran tunggal.
Ayat. 2657
Mengapa kalian wahai para ahli kitab, para alim ulama, rahib dan rohaniawan-rohaniawan tidak saling membuka diri, berdialog dan berjabat tangan, seraya berkata : " Kamilah umat YHWH, Allah yang Esa, Allah yang sejati; Allah yang kami kenal, Allah Ibrahim yang berlaku untuk selama-lamanya, kepada seluruh anak cucu keturunannya hingga akhir masa ".
Ayat. 2658
Kalian ibarat mata yang tertutup oleh jubah-jubah kebesaran yang kalian pakai sendiri, kalian tidak dapat melihat pengajaran Ibrahim yang sejati selain sekedar memaksakan tafsir-tafsir, mengagungkan pendapat pribadi sosok-sosok dimasa lalu, yang kalian yakini sebagai sebuah kebenaran mutlak dan tunggal.
Ayat. 2659
Kalian mengajarkan pengajaran-pengajaran yang kering kepada umat-umat ini, pengajaran yang penuh dengan hafalan kosong namun jauh dari nilai-nilai ajaran cinta dan kasih.
Kalian mengaburkan pikiran mereka, kalian tutupi apa-apa yang menjadi sebuah kebenaran, menjadi sesuatu yang samar bahkan membalikkannya menjadi sebuah kesalahan.
Ayat. 2660
Dalam balutan indah ayat-ayat agama, mereka dengan sadarnya memelintir ayat-ayat Tuhan, kemudian menanamkan kebencian dan mengajak untuk memerangi suatu kaum kepada generasi penerusnya, yang mereka sendiri sejatinya tidak mengetahui akar permasalahan yang sesungguhnya terjadi.
Ketahuilah kalian sejatinya bersaudara, anak-anak satu iman yang sama, namun kalian sibuk mencaci-maki, mengutuk dan memerangi antara satu saudara dengan saudara lainnya.
Ajaran siapa yang kalian ikuti, selain menuhankan hawa nafsu kalian sendiri.
Ajaran Allah yang sejati akan membawa damai dan suka cita kedalam hati, bukan pertumpahan darah dan airmata.
Kitab Semesta
Ayat. 2661
Wahai orang-orang yang beriman. Dapatkah kalian mengetahui makna dibalik ritual pengorbanan, yakni menyembelih sisi kebinatangan yang ada didalam hati kalian.
Kalian diajarkan untuk melepaskan keterikatan duniawi, berkurban mengajarkan untuk berbagi dan menyerahkan hidup seutuhnya kepada Tuhan tanpa harus melupakan kewajiban antar sesama manusia.
Ayat. 2662
Berkurban memiliki aturan-aturan yang telah dicontohkan kepada Musa dan generasi sesudahnya, pelajarilah apa yang telah mereka contohkan, janganlah kalian membuat aturan-aturan sendiri yang menyimpang, jika kalian merasa satu umat dari Tuhan dan berasal dari pengajaran yang sama.
Ayat. 2663
Maka bangunlah kembali bait Allah, buatlah Mesbah, maka berkurbanlah sesuai dengan tata cara yang Allah perintahkan kepada Musa.
Bukan melakukannya disembarang tempat, atau melakukannya dengan cara-cara yang tidak pernah Allah ajarkan.
Ayat. 2664
Bukankah telah jelas apa-apa yang telah Aku perintahkan kepada bangsa itu mengenai tata cara pengurbanan?.
Mengapa kalian melupakan banyak hal yang telah Aku ajarkan?.
Dan melakukannya berdasar pemikiran manusia, bukan berasal dari perintah Tuhan.
Ayat. 2665
Ibrahim hendak melakukan pengurbanan pada anaknya yang sulung, bukan berarti ia hilang ingatan, melainkan sebagai bentuk kepatuhan dan penyerahan hidup yang total kepada Tuhannya.
Maka Aku berikan kepadanya anugerah, darinya akan lahir keturunan sebanyak bintang dilangit, keturunannya akan menjadi raja diantara bangsa-bangsa, namanya akan abadi dan masyur, siapa yang menghujat dirinya akan binasa dan siapa yang memuliakan namanya akan mendapat berkah, begitulah janji-Ku kepadanya yang mengikat hingga akhir masa.
Kitab Semesta
Ayat. 2666
Wahai orang-orang yang beriman, bukankah telah tertulis dalam kitab-kitab terdahulu, agar supaya kalian tidak menyebut nama YHWH (Allah) dengan sembarangan.
Memakai nama Tuhan untuk mencaci-maki, menghasut, dan mengajak umat melakukan berbagai kerusakan mengatasnamakan agama dan Tuhan.
Ayat. 2667
Siapakah kalian, sehingga dengan mudahnya menyesatkan golongan-golongan lainnya?.
Bukankah Tuhanmu sudah Maha Segalanya, mengetahui keadaan makhluk-makhlukNya dan sebaik-baiknya Pengadil?.
Lantas mengapa kalian menjadi tuhan-tuhan kecil dan menghakimi orang-orang yang berbeda cara pandang dengan apa yang kalian yakini sebagai sebuah kebenaran?.
Bukankah penentu baik dan benar ada disisi Tuhanmu?.
Siapakah yang dapat menjamin apa yang kalian yakini sebagai sebuah kebenaran, merupakan sebuah kebenaran yang hakiki, selain merupakan dugaan-dugaan semata, hasil buah pemikiran, yang menjadi kesepakatan bersama antara pemuka-pemuka agama terhadap sebuah keyakinan?.
Ayat. 2668
Tuhanmu merupakan Tuhan Yang Penuh dengan Kemuliaan, penuh dengan Keagungan, Sumber Mata Air Pengetahuan, ajaranNya diliputi oleh Cahaya Kebenaran dan Cinta Kasih.
Mustahil ajaran Tuhan yang sejati membawa manusia kearah perpecahan, peperangan darah dan airmata.
Ayat. 2669
Semesta laksana debu dalam genggaman-Nya, siapakah kalian yang sesumbar membela dan rela mati untukNya?.
Bukankah Tuhanmu merupakan Wujud Yang Maha Perkasa, yang tidak memerlukan pembelaan makhluk lemah seperti kalian?.
Ayat. 2670
Tuhanmu sudah Maha Kaya, mustahil bagiNya meminta jatah harta rampasan perang, terlebih harta itu diambil dari tetesan darah dan airmata .
Kembalilah kepada jalan yang lurus, bersatulah dalam ikatan tauhid yang benar dan pengajaran yang bersumber pada nilai kebajikan dan cinta kasih.
Kitab Semesta
Ayat. 2671
Lihatlah perilaku para penyembah berhala-berhala bernama agama.
Dalam kesombongan iman, mereka merasa agamanya yang paling benar, hanya kelompoknya saja yang kelak akan memasuki surga.
Ayat. 2672
Mereka tak lagi menggunakan nalar mereka untuk memperkuat iman, melainkan memalingkan muka dari cahaya kebenaran.
Ayat. 2673
Tuhanmu selalu berfirman, temuilah KitabNya yang tak memiliki batasan ayat yang terdapat di alam ini, kemudian tulislah jikalau kalian mampu.
Ayat. 2674
Lembutkanlah hati kalian, bukalah pintu jiwamu dan terimalah cahaya kebenaran.
Ajaran sejati dari Tuhanmu akan membawa damai dan sejahtera bagi semesta.
Ajaran yang bersumber dari hawa nafsu kelak akan menimbulkan perpecahan, peperangan, darah dan airmata.
Ayat. 2675
Teliti dan ketahuilah ada sekelompok umat yang bertauhid dengan benar, namun mendapatkan pengajaran yang salah.
Sekelompok umat itu akan terus tenggelam dalam kebodohan, peperangan dan kemiskinan, demikianlah sumber utama pengajarannya, sekalipun mereka bertauhid dengan benar.
Kitab Semesta
Ayat. 2676
Allah, Tuhanmu adalah sumber mata air kebajikan. Mustahil bagiNya memerintahkan untuk memerangi umat yang tak sejalan.
Pantaskah Tuhan Yang Maha Kudus memerintahkan untuk memenggal, memancung mereka-mereka yang tak sejalan?, Bukankah mereka umatKu juga?.
Ayat. 2677
Allah Tuhanmu pencipta alam semesta beserta isinya, pantaskah Tuhan salah hitung pembagian waris?.
Perkataan siapa yang mereka tulis dan apakah bersumber dari Tuhan Sejati, dari Tuhan Yang Maha Mengetahui?.
Jika Tuhan Maha Segalanya mengapa wahyunya bisa salah, tidakkah kalian berfikir?.
Maha suci Allah Tuhanmu yang terpelihara dari ketidaksempurnaan.
Ayat. 2678
Di hari ini sesuatu yang samar dan tertutup selama ribuan tahun kini telah terkuak.
Gunakanlah mata batin yang jernih, carilah pencerahan batin, bersyukurlah atas karunia dan PetunjukNya yang senantiasa mengawal umat Manusia dari awal hingga akhir masa.
Ayat. 2679
Bersatulah dalam Ikatan tauhid Ibrahim yang murni. Jangan ada lagi permusuhan diantara kalian, karena kalian sesungguhnya bersaudara, anak-anak satu iman yang sama.
Ayat. 2680
Jika kalian meragukan kitab ini, maka bukalah kitab-kitab kalian, bacalah dan bandingkanlah secara bersama-sama.
Maka kalian akan dapat membedakan kitab mana yang membawa mata air kesejukan, kitab mana yang membawa hawa panas kebencian dan permusuhan.
Kitab Semesta
Ayat. 2681
Tidakkah kalian berkaca dari kitab ini?.
Adakah dakwah yang dibawanya tersebar luas dengan pedang serta membawa ketakutan, kematian, darah dan airmata bagi sesama?.
Karena begitulah pengajaran Tuhanmu, penuh dengan mutiara hikmah dan cahaya cinta kasih.
Ayat-ayatNya sendirilah yang akan bekerja untuk menyampaikan risalah kebenaran yang dibawa olehnya.
Ayat. 2682
Tuhan dan mengajaran-Nya tidak akan membawa bencana kemanusiaan, selain keberkahan dan Cahaya terang.
FirmanNya merupakan mata air kesejukan bagi dahaga batin.
Ayat. 2683
Maha Suci Tuhanmu, dari kata-kata penuh makian, kebencian dan permusuhan, pengajaranNya penuh dengan Cahaya Kemuliaan bukan ajakan untuk memerangi dan membunuh umat-umat yang tak sejalan.
Buanglah segala perkataan nista itu, sebab Allah Tuhanmu Maha Pengasih lagi maha Penyayang, segala yang hidup di semesta raya ini merupakan mahkluk yang dikasihiNya.
Semuanya diberi dan dikasih, karena begitulah cintaNya hadir tanpa membedakan.
Ayat. 2684
Singkirkanlah tuhan-tuhan agama yang membenci umat-umat dari luar agamanya.
Singkirkanlah tuhan-tuhan hasil pemikiran manusia, sebab seluruh makhluk merupakan umat yang Aku kasihi.
Kenalilah Aku sebagai Tuhan Semesta Alam yang berdiri diatas agama-agama dan kepercayaan.
Telah ribuan nama dan beragam bentuk ritual kalian ciptakan untuk memuji kebesaran-Ku.
Maka kenalilah Aku sebagai Aku, Raja diatas Raja.
Ayat. 2685
Maka akhirilah perselisihan diantara kalian perihal kebenaran agama-agama kepada-Ku.
Janganlah kalian mengambil peranan Tuhan dan menjadi tuhan kecil bagi manusia lainnya.
Kitab Semesta ayat. 2686
Orang-orang saleh dan kudus hidup dalam Dia, tetapi mereka bukanlah Tuhan, karena Tuhan tidak berawal dan berakhir. Dia ada sebelum segala sesuatunya ada, tiada yang setara dengan Dia.
Tidakkah kalian berfikir Maria dan putranya Yoshua , senantiasa berdoa dalam sinagog-sinagog memuji kebesaran Tuhan.
Bukankah umat itu telah diperintahkan untuk mengorbankan sapi, bukan darah manusia. Tidak ada satupun manusia menebus dosa manusia lainnya, semua membawa pertanggung-jawaban masing-masing dihadapan Tuhan.
Dan bukankah kalian telah mengetahui 10 perintah Tuhan, jangan kalian buat patung-patung sebagai persembahan, sebab Tuhanmu sesuatu yang tak tergambarkan, melihatNya engkau akan binasa, tidak ada makhluk yang sanggup melihat kemuliaanNya yang sejati.
Janganlah kalian hadirkan Allah-allah lain di hadapan hadirat-Ku.
Bukankah ia berkata di tiang salib "Elia Elia lama sabakhtani", siapa yang mencabut nyawanya selain YHWH , Allah mu yang sejati.
Bukankah ia hadir bukan untuk meniadakan hukum taurat, melainkan menggenapi dan menyempurnakannya?.
Ayat. 2687
Dan kalian tetap dalam keteguhan hati, dan memiliki keimanan bahwa ia memiliki dua kodrat, kodrat sebagai manusia dan kodrat sebagai Tuhan.
Kalian mengagungkannya sebagai ilahi karena mukjizatnya yang mampu membangkitkan orang yang mati, menyembuhkan mereka-mereka yang sakit.
Bukankah nabi Elia dan muridnya, juga melakukan mukjizat yang sama?.
Bukankah penciptaan Adam dan Hawa juga terlahir tanpa ibu dan bapak?.
Jika firman itu telah menjadi daging, bukankah ia juga membawa ribuan ayat, apakah ia merupakan Tuhan?, manusia tetaplah manusia dengan segala kelebihan dan kelemahannya.
Ayat. 2688
Bapa, putera dan ruh Kudus menjadi kesatuan yang esa, bukanlah sesuatu yang alkitabiyah, melainkan hasil pemikiran imam-imam mu di masa lalu.
Mereka hendak merangkul para penyembah matahari yang memiliki tiga hakikat, agar beralih kepada pengajarannya.
Maka mereka gunakan sosok Yoshua sebagai simbol penebusan, sebagai Tuhan yang berinkranasi.
Ayat. 2689
Maka kembalilah kepada tauhid yang benar dan memudahkan bagi semua. Bahwa Allah merupakan satu-satunya Tuhan yang layak disembah, tiada Tuhan selain YHWH, Allah yang esa.
Ayat. 2690
Tuhan senantiasa berfirman, ketika Yoshua bersabda tentang kebenaran , sudah barang tentu pesan yang dibawanya bersumber dariNya, ia bukanlah Tuhan, ia tetaplah seorang nabi, manusia pilihan, manusia yang dikasihi oleh Tuhan.
Ayat. 2691
Orang-orang percaya di masa lalu, para pengikutnya yang setia, tidak mengenal pengertian tiga hakikat menjadi kesatuan yang esa.
Pengajaran mereka yang sejati telah redup, mereka telah tewas dibantai oleh mereka-mereka yang tak sejalan dalam pengertian keberadaan Allah yang kekal.
Ayat. 2692
Ingatlah perkataan si penyesat itu (Paulus), "Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?".
Ia yang mengaku telah bertobat mengaku mendapatkan pengajaran darinya dan merasa mendapatkan mandat, sedang dia bukanlah muridnya secara langsung dan ia telah membatalkan hukum taurat.
Ajaran siapakah yang kalian ikuti?.
Pengajaran Yesus sejati adalah pengajaran taudid yang benar, YHWH adalah Allah satu-satunya yang benar.
Kitab Semesta ayat. 2693
Persiapkanlah jalan, angkatlah batu sandungan dan duri-duri dari jalan umat-Ku.
Bangunlah kembali bait Allah, karena kelak menjadi rumah doa bagi segala bangsa.
Ayat. 2694
Biarlah orang fasik meninggalkan jalannya, sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku.
Ayat. 2695
Alam-pun bersuka cita, gurun-gurun menjadi menghijau, mata air bermunculan dan itu sebagai pertanda kemasyhuran bagi Tuhan.
Ia yang kembali kepadaKu, maka ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan, tidak ada yang sia-sia.
Teguklah air dari mata air kesejukannya bagi mereka yang haus, bagi mereka yang lapar, mereka akan memakan makanan yang baik.
Ayat. 2696
Bergembiralah dan bersorak-sorailah, bentangkan tenda-tenda mu, sebab keturunanmu akan memperoleh tempat diantara bangsa-bangsa.
Tuhan memanggil engkau kembali, bahwa aku tidak akan murka dan menghardik engkau lagi.
Aku mengasihi engkau, demikianlah Aku telah bersumpah.
Ayat. 2697
Tuhan telah menampakkan kuasaNya yang Kudus di depan mata semua bangsa.
Maka bangunlah kembali bait Allah, berkurbanlah diatas Mesbah.
Bersyukurlah atasNya yang membuat Padang gurun seperti Taman Eden.
Bersukacitalah dan nyanyikanlah lagu dengan suara yang nyaring, penuh dengan rasa syukur.
Ayat. 2698
Perhatikanlah suara-Ku hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kalian.
Pengajaran yang bersumber pada-Ku akan membawa terang bagi bangsa-bangsa dan dengan tangan kekuasaan -Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa.
Arahkanlah matamu kelangit dan lihatlah bumi tempatmu bernaung.
Keselamatan yang bersumber dari pada-Ku tidak akan pernah berakhir.
Ayat.2699
Perhatikanlah hai bangsa-bangsa. Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam, ia telah membuat aku menjadi anak panah yang menghujam jantung, yang menyatakan perihal keagungan Tuhan.
Ayat. 2700
Atas kehendak-Nya kami dikumpulkan, dipermuliakan di mata Tuhan.
Engkaulah YHWH, Allah penguatku, Allah segala bangsa.
Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada -Ku sampai ke segala bangsa dari ujung bumi satu keujung bumi lainnya.
Kitab Semesta ayat. 2701
Berserulah dengan lantang kepada mereka bagaikan tiupan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dan Ismail akan dosa-dosa mereka.
Ayat. 2702
Kelak terangmu akan merekah seperti bunga-bunga di taman, terang laksana fajar.
Kebenaran akan menjadi barisan depanmu dan kemuliaan Tuhan menjadi barisan belakangmu.
Ayat. 2703
Engkau pencetus dan pendorong terbangunnya kembali reruntuhan yang sudah berabad-abad terabaikan, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan, hingga berdiri kembali hingga dapat memancarkan kemuliaan Tuhan.
Ayat. 2704
Engkaulah yang membuka jalan , agar jalan itu dapat dilewati.
Roh-Ku akan menghinggapi engkau dan firmanKu yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya.
Ayat. 2705
Bangkitlah dari kematian panjang mu dan jadilah terang, sebab kemuliaan Tuhan akan terbit atasmu.
Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepadamu, angkatlah mukamu dan lihatlah sekeliling, mereka semua berhimpun kepadamu.
Kitab Semesta
Ayat. 2706
Berhati-hatilah dengan mesias-mesias palsu, mereka yang mengaku-ngaku diri sebagai seorang mesias.
Mesias asli akan membawa ruh kebenaran, ruh yang membimbing manusia menuju jalan yang benar.
Ayat. 2707
Mereka-mereka yang memiliki nalar dan keimanan yang baik, tentu bisa membedakan antara mesias yang asli dengan yang palsu.
Ingatlah bahwa pengajaran yang baik akan menumbuhkan beragam tunas kehidupan, sedang pengajaran yang sesat akan menimbulkan malapetaka dan kebinasaan.
Ayat. 2708
Ingatlah Firman itu tak berbatas dan kekal.
Ruh Kudus telah bekerja dalam dirinya, siapapun yang mengutuk, menghujat dan menghina pekerjaan Ruh Kudus, maka ia akan binasa.
Ayat. 2709
Ia merupakan mata rantai jalan kebenaran yang tak terputus dari pengajaran bapak-bapakmu, para tetua-tetua mu di masa yang lalu.
Inilah cahaya terang yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya.
Ayat. 2710
Lihatlah tanda-tanda di langit, bacalah apa yang dibawa olehnya.
Inilah zaman baru. zaman dimana semua menjadi terang benderang.
Zaman dimana segala sesuatu telah tersingkap dari tabirnya, yang gelap telah menjadi terang.
Kitab Semesta ayat. 2711
Ia melakukan penghakiman untuk mensucikan dan menyelamatkan umat manusia, tetapi pemimpin agama menentang, dan mengutuknya.
Mereka menghalangi umat untuk menyelidiki dan mencari jalan yang benar, membuat takut orang beriman, meskipun mereka telah melihat dengan jelas Cahaya Kebenaran itu.
Ayat. 2712
Sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk menyambutnya dan jatuh dalam bencana kegelapan.
Kalian terlalu memuja pemimpin-pemimpin agama, kalian percaya pemimpin agama ditempatkan oleh Tuhan dan dipakai oleh Tuhan, menaati mereka berarti menaati Tuhan.
Kalian tunduk kepada perkataannya seakan itu berasal dari Tuhan, tidakkah kalian memperhatikan gerak-gerik pemimpin-pemimpin agama itu, dalam hening mereka memangsa umatnya, mengumpulkan harta benda dengan menjual ayat-ayatNya.
Ayat. 2713
Diantara mereka berkata, siapkan senjata-senjata kalian, sebab kita akan berjuang bersamanya, ia yang telah dijanjikan.
Sementara yang lain berkata, ia tidak turun dari atas awan, jadi ia bukan mesias yang dijanjikan.
Ayat. 2714
Kalian tidak pernah mengenal Aku, Aku mengenal suara kalian, tetapi kalian tidak pernah mengenal suara-Ku.
Apakah Aku pernah berfirman kepada kalian, bahwa sesungguhnya semua pemimpin agama ditempatkan oleh Tuhan?.
Ayat. 2715
Imam kepala, orang farisi dan ahli Taurat menyalibnya, alim-ulama menghendaki peperangan dan kehancuran, berharap kemenangan agama.
Siapakah kalian, hai pemimpin-pemimpin agama, apakah kalian telah buta dan tuli?.
Langkah kalian terlalu jauh, tidakkah kalian berfikir, menghadap-Ku dan memasuki kerajaan-Ku yang Kudus itu haruslah jiwa-jiwa suci.
Jiwa-jiwa yang telah disucikan oleh bara api penyucian, jiwa-jiwa yang mampu menangkap Cahaya terang, jauh dari pengajaran sesat, ajakan untuk berperang menumpahkan darah dan airmata sesamanya.
Kitab Semesta
Ayat. 2716
Wahai orang-orang yang beriman, ketahuilah Jiwa-jiwa yang terpapar ancaman, terselimuti ketakutan, ibarat tumbuhan yang gersang, tidak akan berbuah baik atau berbunga dengan indah, ia akan mati secara perlahan.
Ayat. 2717
Carilah kitab suci yang sekiranya dapat menentramkan hatimu, membuat jiwamu terbang tinggi, meraih puncak pencerahan.
Ayat. 2718
Ayat-ayat Tuhan mustahil membawa kepada kegelapan hidup, ayat-ayat Tuhan akan menghidupkan, laksana mata air kehidupan.
Ayat. 2719
Teliti dan waspadalah terhadap fatwa yang dikeluarkan oleh rohaniawan-rohaniawan, alim ulama ditengah kalian.
Apakah tafsir dan keputusan mereka merupakan hasil dari pemikiran hawa nafsunya ataukah bersumber pada perintah dan larangan Tuhan yang membawa kepada kebenaran yang sejati
Ayat. 2720
Pengajaran yang baik akan membawa kepada kebaikan hidup, suka cita, damai dan sejahtera.
Namun sebaliknya ajaran yang penuh dengan ancaman, ajakan untuk saling berperang, akan menimbulkan bencana dan malapetaka.
Keluarlah dari kegelapan-kegelapan itu, masuklah kedalam Cahaya Terang dan bersatulah dalam Cinta dan Kasih Tuhan, sebab begitulah pengajaran-Nya yang sejati.
Kitab Semesta
Ayat. 2721
Siapa yang memiliki mata hendaklah ia melihat, siapa yang memiliki telinga hendaklah ia mendengar.
Namun kalian terus saja menyangkal, kalian tetap saja tak bisa melihat kebenaran.
Ayat. 2722
Adakah ayat dalam kitab ini untuk membunuh sesama, membunuh umat yang tak sejalan, selain mendoakan mereka?.
Adakah ayat dalam kitab ini untuk menjarah harta benda serta memperbudak tawanan perang dan menjadikannya pemuas nafsu?.
Ayat Tuhan jauh dari itu semua, ayat Tuhan akan menghidupkan karena begitulah pengajaran-Nya penuh dengan Keluhuran, Kesucian, Cinta dan Kasih.
Ayat. 2723
Telitilah kembali kitab-kitab kalian, kembalilah kepada jalan yang lurus, jalan yang telah dibuka oleh orang-orang terdahulu.
Kembalilah kepada pengajaran Tuhan Yang sejati, pengajaran yang penuh dengan nilai kebaikan dan cinta kasih.
Ayat. 2724
Bertauhidlah dengan benar, bertingkah laku dan bertutur kata dengan benar, sebab banyak diantara kalian yang berpenampilan agamis, taat beribadah namun segala tingkah lakunya, tidak mencerminkan apa yang mereka telah kerjakan.
Ibadah meraka sebatas penggugur kewajiban, jauh dari nilai-nilai pencerahan.
Merekalah budak-budak keagamaan, bukan makhluk-makhluk yang tercerahkan.
Ayat. 2725
Pagi, siang dan malam mereka selalu beribadah kepada Tuhan, tetapi peribadatan mereka kosong tanpa makna.
Mereka luput dan tidak menyadari, tujuan utama dari segala peribadatan.
Merekalah kumpulan orang-orang munafik, yang menyembunyikan sesuatu dari pandangan manusia, namun tidak dihadapan Tuhanmu, sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui dan Maha Melihat.
Kitab Semesta
Ayat. 2726
Siapakah kalian hai orang-orang yang munafik, di masa perang kalian hendak memperbudak umat lainnya, sedang di masa damai kalian hendak memperbudak umat dari kalangan kalian sendiri.
Mereka membunuh, menjarah segala harta benda dan memperbudak mereka-mereka yang kalah perang.
Sedang kepada kalangan mereka sendiri, mereka jual minuman yang telah di doakan, menjual makanan sisa, menjual siwak bekas pakai dengan harga tinggi, yang mereka anggap penuh dengan keberkahan.
Siapakah pelaku kemunafikan dan syirik yang sebenarnya?.
Ayat. 2727
Dalam balutan indah agama, kalian memperbudak sesama, menjual ayat-ayatNya.
Kalian laksana serigala diantara domba-domba , memangsa dalam keheningan, sementara yang hendak dimangsa tertawa penuh suka cita, karena merasa telah berkurban untuk agama dan Tuhan.
Ayat. 2728
Ketahuilah Tuhanmu sudah Maha Kaya, tidak memerlukan persembahan harta benda, bagilah berkat yang telah kalian terima kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.
Ayat. 2729
Kemari dan berkumpullah wahai umat-umatKu, bersatulah dalam ikatan suci Tuhan, yang jauh dari kebohongan dan tipu muslihat.
Yang jauh dari pengajaran menyimpang, yang penuh dengan tetesan darah dan airmata.
Ayat. 2730
Reguklah dahaga batinmu dari sumber mata air kehidupan yang tak pernah mengering.
Air yang menghidupkan apa-apa yang dilewatinya, sumber hidup yang ada didalam setiap jiwa manusia.
kitabsemesta #alkitab #alquran #injil
.
kitabsemesta #alkitab #alquran #injil
Kunjungi www.kitabsemesta.com
