Depok Jawa Barat
zonatop10@gmail.com
BECOME GUIDE
Kitab Semesta Bagian-18
Home » Uncategorized  »  Kitab Semesta Bagian-18
Kitab Semesta Bagian-18

Kitab Semesta bagian-18 (ayat 2396 s/d 2495)

Messiah #Messias #tauhid #trinitas #unitarian #islam #kristen #yahudi

Kitab yang termeterai itu (Kitab Semesta) kini telah terbuka, lembaran-lembaran itu laksana api yang menerangi jiwa.

Mata ruhani yang buta kini dapat melihat.
Bangsa ini telah menerima berkat dan api pencerahan, mereka tidak lagi beribadah berdasar hafalan kosong tanpa makna, melainkan peribadatan yang memiliki ruh dan Cahaya Kebenaran.

Maka bacalah lembaran kitab-kitab ini dengan mata bathin yang bersih, singkirkan segala keegoan dalam diri kalian, terimalah kitab ini sebagai kitab induk dari segala kitab.

Berhentilah menjadi budak-budak keagamaan, raihlah pencerahan bathin, janganlah kalian melaksanakan rutinitas peribadatan berdasar perintah manusia, melainkan perintah Tuhan.

Lihatlah tanda-tanda di sekitar kalian, bukankah langit telah menampakkan berbagai tanda yang tak wajar, tidakkah kalian memikirkan hal yang demikian itu?.

Melihatlah dengan mata batin yang benar, mendengarlah dengan telinga yang benar, berbicaralah dengan perkataan yang benar.

Jangan lagi ada suatu pemaksaan tafsir, pembenaran dari ayat-ayat yang bersayap dan multi tafsir, sehingga kalian saling mencaci-maki dan menumpahkan darah.

Maka carilah nilai kebenaran yang sejati, melalui jalan perdamaian dan cinta kasih, raihlah pencerahan dan jadilah umat-umat pilihan Tuhan, bukan sekelompok umat yang sesat arah.

Wahai orang-orang yang beriman, ketahuilah Kebenaran ayat-ayat Tuhan yang hakiki, tidak akan bersembunyi di balik kalimat yang samar.

Suatu yang samar dan bersayap, dibuat sebagai upaya menutupi kebohongan-kebohongan dan ketidaktahuan atas permasalahan yang hendak dipecahkan, sehingga sekalipun terjadi kesalahan, ayat-ayat itu dapat meloloskan diri, membuat kalian tidak dapat menyelidiki kebenarannya.

Atas dasar keimanan yang buta, apapun yang janggal dan salah dalam ayat-ayat itu, menjadi sebuah kebenaran yang mutlak tak terbantahkan, ayat-ayat palsu itu menjadi kuat dan kokoh, karena dibentengi dengan beragam pembelaan tafsir oleh mereka-mereka yang mengimani Kebenarannya.

Ketahuilah ayat-ayat Tuhan yang sejati akan memberikan cahaya terang, ajaran cinta kasih yang membawa pada perdamaian, bukan sumber perselisihan, perpecahan, peperangan, darah dan airmata.

www.kitabsemesta.com
Ada baiknya membaca bagian awal Kitab Semesta dengan meng- klik, tautan link di bawah ini :

Kitab Semesta bagian -1 (Ayat 1 s/d 160) :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10222461344992330&id=1530527757 )

Kitab Semesta bagian -2 (Ayat 161 s/d 270) :

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10222641073805438&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-3 (Ayat 271 SD 398) :

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223235784512834&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-4 (Ayat 399 s/d 540)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223446000288097&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-5 ( ayat 541 SD 703)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223639908455680&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-6 ( ayat 704 SD 845 )

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223811722070913&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-7 (Ayat 846 S/d 931 )

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223902099730298&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-8 (Ayat. 932 SD 1125)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10223950616823195&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-9 (Ayat. 1226 SD ayat. 1330)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10224068374967075&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-10 (ayat 1331 SD ayat. 1511)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10225008766756282&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-11 (ayat 1512 sd 1632)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10225225184486590&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-12 (ayat 1633 SD 1770)

https://www.facebook.com/1530527757/posts/10225496103219389

Kitab Semesta bagian-13 (ayat 1771 SD 1907)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10225914347115225&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-14 ( ayat 1908 SD 2550)
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10226235516664263&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-15 ( ayat 2551 SD 2165)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10227004400445877&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-16 (Ayat. 2166 SD 2300)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10227850756404247&id=1530527757

Kitab Semesta bagian-17 (ayat. 2301 SD 2395)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10228543768769123&id=1530527757&mibextid=Nif5oz

Ayat. 2396

Melihatlah dengan mata batin yang benar, mendengarlah dengan telinga yang benar, berbicaralah dengan perkataan yang benar.

Jangan lagi ada suatu pemaksaan tafsir, pembenaran dari ayat-ayat yang bersayap dan multi tafsir, sehingga kalian saling mencaci-maki dan menumpahkan darah.

Maka carilah nilai kebenaran yang sejati, melalui jalan perdamaian dan cinta kasih, raihlah pencerahan dan jadilah umat-umat pilihan Tuhan, bukan sekelompok umat yang sesat arah.

Ayat . 2397

Wahai orang-orang yang beriman, ketahuilah Kebenaran ayat-ayat Tuhan yang hakiki, tidak akan bersembunyi di balik kalimat yang samar.

Suatu yang samar dan bersayap, dibuat sebagai upaya menutupi kebohongan-kebohongan dan ketidaktahuan atas permasalahan yang hendak dipecahkan, sehingga sekalipun terjadi kesalahan, ayat-ayat itu dapat meloloskan diri, membuat kalian tidak dapat menyelidiki kebenarannya.

Atas dasar keimanan yang buta, apapun yang janggal dan salah dalam ayat-ayat itu, menjadi sebuah kebenaran yang mutlak tak terbantahkan, ayat-ayat palsu itu menjadi kuat dan kokoh, karena dibentengi dengan beragam pembelaan tafsir oleh mereka-mereka yang mengimani Kebenarannya.

Ketahuilah ayat-ayat Tuhan yang sejati akan memberikan cahaya terang, ajaran cinta kasih yang membawa pada perdamaian, bukan sumber perselisihan, perpecahan, peperangan, darah dan airmata.

Ayat. 2398

Hapuslah atau perbaikilah penafsiran atas perkataan-perkataan keji dalam kitab-kitab (Alkitab dan kitab-kitab lainnya) seumpama :

"Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu, maupun domba, unta maupun keledai"

"Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, jangankah kau biarkan hidup apapun yang bernafas…."

"Maka sekarang bunuhlah semua anak laki-laki di antara anak-anak mereka,dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup”

Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi?. Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan”

“Aku datang untuk melemparkan api kebumi dan betapakah aku harapkan, api itu telah menyala! . Kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi?. Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan”.

“Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku”

“Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi”

"Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jamaah itu. Baik yang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama Tuhan, haruslah dihukum mati”

"Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu, salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi, maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya, tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.

"Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya, dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu; dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel, maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar ke pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kaulempari dengan batu sampai mati."

Begitu juga dengan kitab-kitab lainnya yang memiliki kandungan yang tak kurang lebih sama:

"Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka."

Wahai orang yang beriman, ayat-ayat yang memiliki kandungan kekerasan kelak akan menimbulkan peperangan dan malapetaka.

Maka singkirkanlah ayat-ayat itu atau jikalau kalian tak ingin menghapusnya maka perhaluslah ayat-ayat perang dalam kitab-kitab kalian dengan penafsiran yang lebih manusiawi, ketahuilah pengajaran Tuhanmu membawa pesan damai dan cinta kasih, bukan peperangan dan kekerasan, darah dan airmata.

Ayat. 2399

Ketahuilah kitab Semesta tidak berniat menistakan agama ataupun menolak hukum dan firman-firman Tuhan, melainkan membatalkan hukum-hukum yang sekiranya tidak tepat lagi jika hadir pada zamannya.

Ayat. 2400

Tidaklah mungkin kerajaan Allah dibangun diatas darah dan airmata peperangan.

Kerajaan Allah hadir memberikan berkat, suka cita dan kesejahteraan bagi kita semua.

Maka bersihkanlah hati kalian dari semangat peperangan dari semangat untuk saling menghancurkan dan saling menguasai, merasa ajaran dan agamanya yang paling benar.

Sebab mesiah hadir untuk kita semua, pengajarannya tidak memihak, penuh dengan keadilan dan Cahaya Kebenaran, ia hadir dan berdiri di atas agama-agama dan kepercayaan.

Kitab Semesta

Ayat. 2401

Sesuatu bisa dikatakan sesat dan menyesatkan, jika apa yang dibawanya jauh dari nilai kebenaran dan nilai-nilai tauhid.

Adakah dalam kitab ini pengajaran untuk menyembah Tuhan selain Allah, Tuhan Ibrahim, Yakub, Ismail dan Ishak?.

Adakah dalam kitab ini pengajaran untuk membunuh dan mengejar-ngejar umat yang tak sejalan?.

Adakah dalam kitab ini memberikan sebuah sebutan dengan nada penghinaan bagi umat-umat yang tak beriman?.

Karena begitulah pengajaranNya penuh dengan Cahaya Kebenaran dan cinta kasih.

Ayat. 2402

Cahaya kebenaran itu akan bersemayam dan menerangi jiwa-jiwa yang mampu menerimanya dengan hati yang bersih dan lapang.

Ketika Cinta melingkupi hati mereka, tidak ada lagi musuh bagi Tuhan maupun dirinya, semua merupakan umatNya yang satu - yang hidup dalam satu ikatan persaudaraan, apapun agama dan keyakinannya, beriman ataupun yang tak beriman, semua merupakan umat-umat yang dikasihiNya.

Ayat. 2403

Maka bersyukurlah atas segala Rahmat, kasih sayang serta anugerah yang kalian dapatkan, sebab Tuhanmu akan terus menjagamu dari awal hingga akhir kehidupan.

Tuhanmu akan terus berfirman, maka baca dan tulislah jika kalian mampu.

Maka sesungguhnya kalian tidak akan pernah mampu menulis suatu kitab yang dapat dikatakan sebagai kitab yang paling lengkap yang paling sempurna.

Sebab segala sesuatu yang memiliki batasan lembar dan halaman, merupakan bentuk dari ketidaksempurnaan, sekalipun kalian menganggapnya sebagai gulungan kitab suci, sedangkan Firman itu sejatinya Kekal, Abadi dan Tak berbatas.

Ayat. 2404

Maka terjawab sudah segala permintaan dan permohonan kalian, telah turun sebuah kitab yang tidak lagi berasal dari gurun melainkan kitab yang berasal dari tanah yang subur, penuh dengan kelimpahan air, beragam hewan, hutan dan taman-taman nan hijau.

Inilah kitab yang mengajarkan nilai-nilai universal bagi peradaban dunia, inilah jawaban atas segala permasalahan yang ada.

Ayat. 2405

Kini Tuhan telah ditempatkan pada kedudukannya yang paling mulia. Tuhan tidak lagi berperang bersama umatNya melawan umat-umat yang tak sejalan.

Dalam Firman-firmanNya, Tuhan tidak lagi mengutuk, mengancam, menghancurkan umat-umat yang diKasihiNya.

Tuhan merupakan mata air cinta kasih, yang kesejukannya mampu menghapus segala dahaga batin.

Ia merupakan Sumber Kehidupan, Kemuliaan dan Keagungan Yang Kekal.

Kitab Semesta

Ayat. 2406

Wahai orang-orang yang beriman ambilah hikmah dari kisah percobaan yang terjadi pada Ibrahim dan Iblis.

Saat ada perintah agar Iblis( Sang Malaikat Taat ) untuk sujud kepada Adam, iblis menganggap hanya sebuah ujian tauhid dari Tuhannya dan berharap Allah berfirman kepada mereka, "Tunggu kamu benar, kalian tidak perlu sujud kepada makhluk, cukup kepadaKu!"

Sedang Ibrahim, diperintahkan untuk menyembelih anaknya yang tunggal, Ibrahim kuat hati melakukannya tetapi dihentikan oleh Tuhan dan Ibrahim dianggap lolos ketaatan.

Dari dua peristiwa itu, dapatkah kalian mengetahui dan mengambil hikmah bahwa perintah- Ku itu sebagai sebuah ujian ketaatan atau perintah mutlak yang harus dijalankan?.

Iblis tidak sepenuhnya bersalah, karena mengira ini ujian tauhid dari Tuhan, namun keteguhannya memegang nilai tauhid, justru membawanya kedalam api neraka.

Ketahuilah kuncinya ada pada hawa nafsu, Ibrahim memilikinya sedang malaikat tidak, artinya malaikat tidak memiliki kehendak bebas, mutlak harus mengikuti perintah Tuhannya, sedang Ibrahim memiliki sifat baik dan buruk, memiliki kehendak bebas, darinya ia bisa memilih jalan mana yang harus diikuti mana yang tidak, lewat hawa nafsunya manusia diuji, oleh sebab itu kedudukan manusia lebih tinggi dari malaikat.

Ayat. 2407

Wahai orang-orang yang beriman, Ibrahim, Musa dan Yesus tidak pernah mendirikan agama, mereka mengajarkan ajaran tauhid yang benar.

Ingatlah kisah Ibrahim yang memasuki kuil kemudian ia menghancurkan berhala-berhala kecil dengan kampaknya dan menyisakan satu berhala besar.

Kemudian kampak itu ditaruhnya di tangan berhala besar yang masih utuh.

Tak berselang lama, marahlah para pemuja berhala itu mendapati kuilnya porak-poranda. Mereka hendak mencari tahu siapa pelakunya dan mereka menuduh Ibrahim sebagai pelakunya.

Dengan cerdasnya Ibrahim berkata, "Tanyalah kepada berhala besar itu, siapa pelakunya?!, Aku tidak melakukan perusakan, bukankah kapak itu ada ditangannya, jika berhala-berhala itu Tuhan sudah tentu ia mampu langsung menjawab siapa pelakunya!".

Ayat. 2408

Jika kaum pendahulumu tidak menyembah dan membuat berhala, lantas mengapa kalian membuat patung Maria dan Yesus kemudian menaruhnya dalam rumah-rumah Tuhan?.

Jika moyangmu tidak membuat agama, lantas mengapa kalian membuat dan menuhankan agama serta menjadikannya sebagai berhala-berhala baru?.

Ayat. 2409

Sebab agama kalian tercerabut dari akar dan terpecah belah dalam aturan syariat yang kalian bentuk dan ciptakan sendiri.

Kalian perbudak umat-umat dalam perbudakan agama, kalian perah harta benda mereka tanpa sisa, tanpa sedikitpun memberikan pencerahan, melainkan hanya sejengkal kuku.

Ayat. 2410

Berhentilah melakukan berbagai peribadatan dan aturan berdasar kemauan manusia bukan perintah Tuhan.

Ajaran Tuhan sejatinya membebaskan bukan memperbudak umat , lantas mengapa kalian mengikatnya laksana budak dan mengurungnya dalam gelap dan suramnya peradaban masa lampau?.

Ayat. 2411

Periksalah kitab-kitab kalian, kitab yang berciri untuk para budak akan mementingkan jumlah dibanding kualitas peribadatan, kitab itu penuh berisi ancaman dan siksa dengan harapan sang budak akan senantiasa mematuhinya, sedang kitab untuk kaum yang merdeka akan memberikan pencerahan bukan ancaman-ancaman, mementingkan kualitas bukan pada jumlah.

Maka jadilah manusia yang merdeka, bukankah hukum perbudakan telah dihapus dengan adanya kitab Semesta?.

Kembalilah kepada Allah, jadilah kekasihNya, raihlah pencerahan bukan sebagai budak-budak keagamaan.

Ayat. 2412

Mengapa engkau melindungi diri dari pengikut-pengikutmu, dan berkata kepada mereka telah menemuiKu dalam perjalanan satu malam, kemudian mendapat mandat perintah Tuhanmu untuk melakukan peribadatan yang sama (shalat) dengan peribadatan kaum majusi?.

Bukankah pengakuan sepihakmu, semata untuk menutupi tindakan kaummu yang hendak mengepung dirimu, karena berada dalam rumah seorang perempuan?.

Atas pengakuan sepihakmu itu, membuat sebagian pengikutmu menjadi terpecah belah, saling bantah-membantah dan memilih untuk murtad.

Tidakkah kalian pernah pikirkan, bagaimana mungkin Tuhanmu memerintahkan sebuah peribadatan yang manusia sendiri tidak sanggup melakukannya, lantas kemudian perintah tersebut musti ditawar oleh makhluk yang kedudukannya lebih rendah dari Tuhannya, bukankah sejatinya Tuhan sudah Maha Mengetahui, melebihi pengetahuan para makhluk-makhluknya?.

Maha suci Allah, Tuhan yang maha mengetahui apa-apa yang kalian tidak ketahui dan kalian sembunyikan dari peristiwa yang sesungguhnya terjadi.

Ayat. 2413

Bersujudlah kepadaku laksana kekasih Tuhan, bukan sebagai budak-budak keagamaan.

Kaitkankah hatimu Kepada-Ku, bukan peribadatan-peribadatan kosong tanpa makna , melafalkan doa-doa laksana mantra, sekedar hafalan tanpa sedikitpun mengerti apa yang kalian jalani dan kalian amalkan.

Beribadahlah untuk meraih pencerahan bukan sebagai budak-budak keagamaan, sebab peribadatanmu merupakan kebutuhanmu secara pribadi, Tuhanmu tidak selalu senantiasa meminta untuk selalu disembah, ada bagian waktu tertentu hanya untuk dirimu, kesejahteraan diri dan keluargamu.

Ayat. 2414

Dan janganlah kalian menuduhnya ( Pembawa Kitab Semesta) sebagai orang yang sesat, sebagai seorang penista agama dan penghujat ajaran para nabi, karena sesungguhnya apa yang ia sampaikan merupakan sebuah kebenaran.

Taatilah ia selama ajarannya tidak menyimpang dari ajaran tauhid.

Kembalikan segala sesuatunya kepada Allah, sebab Tuhanmu adalah sebaik-baiknya Pemberi Pengajaran, Sumber Mata air Pengetahuan.

Ayat. 2415

Wahai orang-orang yang beriman, kalian adalah kekasih-Ku, datanglah kepada-Ku sebagai kesatuan umat bukan sebagai umat-umat keagamaan.

Agama membuat kalian terpecah belah dalam beragam keyakinan dan beragam jenis Tuhan.

Sejatinya Aku tidak beragama dan mendirikan agama, aku adalah Tuhan Yang Esa, Tuhan Semesta Alam, begitulah pengajaran moyangmu yang terdahulu, selamanya ,hingga akhir nanti.

Ayat. 2416

Wahai orang -orang yang beriman, semangat meraih Kekayaan, Kemenangan,
Kejayaan Agama , ada di setiap organisasi agama.

Dan pada akhirnya umat terjebak menyembah agama dan mengkultuskan seseorang, sehingga umat dengan sukarela memenuhi kotak amal mereka, membuat pemimpin umatnya bergelimang harta, sedang pengikutnya tetap hidup dalam himpitan kemiskinan.

Penjahat dengan pakaian compang-camping akan mudah dikenali, tetapi penjahat yang memakai pakaian terhormat itu sulit untuk dikenali.

Ayat. 2417

Wahai orang-orang yang beriman, waspadalah terhadap berhala-berhala baru bernama agama.

Banyak dari agama-agama itu yang berwatak laksana srigala yang hidup ditengah kawanan domba, mereka memperluas wilayah dan pengaruh, mencari umat sebanyak-banyaknya, berperang mengatasnamakan agama, melakukan penaklukan atas bangsa-bangsa, para pelakunya bahkan rela menghancurkan budaya demi tegaknya agama.

Kitab Semesta

Ayat. 2418

Jika mereka bertanya kepadamu, mengapa kitab ini mencurigai agama dan para pemimpinnya, seolah mereka hendak memerah habis harta benda para pengikutnya, bukankah karena agama manusia mengenal Tuhannya?.

Katakanlah kepada mereka, bertuhan tidak harus beragama, ada sebagian dari kalian memiliki kepercayaan tanpa harus menganut agama tertentu.

Jika dalam kehidupan kalian terdapat ribuan agama, jalan manakah yang akan kalian cari?.

Maka gunakanlah akal kalian, lihatlah kitab yang terbuka di alam ini, bukankah terdapat ayat-ayatNya yang sejati?.

Bukankah seharusnya pengajaran Tuhanmu itu gratis, lantas mengapa kalian menciptakan berbagai ritual pemujaan, membuat berbagai tempat penziarahan, membangun rumah-rumah Tuhan, yang sejatinya kuil suci tempat Tuhan bersemayam ada di dalam dirimu.

Ketahuilah agama di hari ini telah disalahgunakan dan telah melenceng dari tujuan awal, agama bukan lagi mencari nilai ketuhanan melainkan cara menguasai manusia, mengubahnya sesuai dengan keinginan agama dan menyerang umat yang tak sejalan.

Ayat. 2419

Maka carilah pencerahan bathin, carilah Tuhanmu berdasar kesaksian diri.

Carilah Dia berdasarkan pengalaman diri secara pribadi, bukan berdasar kisah dan pengalaman-pengalaman orang lain.

Kesaksian orang-orang bisa saja palsu dan dibuat-buat, tetapi kesaksian diri merupakan kesaksian tertinggi antara dirimu dan Tuhanmu.

Ayat. 2420

Ajaran Tuhanmu akan membawa damai, ketenangan dan suka cita kedalam dirimu.

Bukan ajaran yang penuh ancaman-ancaman, ajakan untuk saling memerangi umat yang tak sejalan, menghina dengan panggilan-panggilan rendah kepada mereka yang tak seiman.

Maka temuilah pengajaranNya yang sejati , pengajaran yang penuh dengan hikmah, Air kesejukan yang menghapus segala dahaga batin.

Ayat. 2421

Ketahuilah moyangmu dimasa lalu, para nabi-nabi dan rasul sejatinya tidak pernah mendirikan agama.

Ibrahim, Musa, Yesus dan nabi-nabi sebelumnya, tidak pernah mendirikan agama dan mengajarkan kepada pengikutnya untuk membuat agama.

Pengikut-pengikutnyalah yang kemudian menciptakan agama-agama dan beragam ritual penyembahan, Tuhan tidak lagi milik semesta melainkan milik sekelompok umat beragama.

Ayat. 2422

Nabi-nabi dan rasul yang asli, memiliki sifat welas asih, memiliki suri teladan, penuh kebajikan, tangannya tidak akan berlumuran darah.

PengajaranNya akan merangkul segala umat bukan memukulnya. Ia tidak akan memaksakan pengajarannya dengan pedang, dan memaksa mereka untuk mengakui ihwal kenabiannya.

Ayat-ayatNyalah yang akan bekerja dengan sendirinya dan membuktikan akan kebenaran Firman yang dibawanya.

Ayat. 2423

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian tergesa-gesa menghakimi seorang utusan yang telah hadir ditengah-tengah kalian.

Bukankah nabi-nabi dan rasul di masa lalu dianggap sesat, gila, oleh kaumnya?, bahkan sebagian dari mereka dianiaya dan dibunuh, kemudian dimasa depan kalian mengimaninya, menggelarinya dengan sebutan nabi dan rasul.

Maka belajarlah dan ambilah hikmah dari peristiwa di masa lalu, janganlah lagi kalian masuk dalam golongan umatNya yang membangkang dan durhaka kepada Allah dan rasulNya.

Ikutilah nabi-nabi dan rasul itu, selama ajarannya sejalan dengan ajaran tauhid, bersyukurlah atas karunia yang telah diberikan Tuhan kepadamu, bersuka citalah saat Cahaya Kebenaran telah sampai kepada kalian.

Ayat. 2424

Jika Tuhanmu berkehendak, maka terjadilah. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, termasuk datangnya nabi-nabi dan rasul.

Maka ujilah pengajaran nabi-nabi dan rasul itu, nabi dan rasul yang asli akan membawa pengajaran yang penuh dengan cahaya terang, nabi dan rasul yang asli tidak akan memaksa diri untuk diakui dan dikenal.

Sebab apa-apa yang dilakukan dan diperjuangkannya, ikhlas karena Allah semata.

Ayat. 2425

Jika mereka bertanya padamu, berapa banyakkah jumlah nabi dan rasul?.

Katakanlah ibarat sesendok pasir diatas lautan pasir yang Maha luas.

Pasir diatas sendok itulah perumpamaan jumlah nabi-nabi dan rasul yang telah hadir disepanjang zaman.

Kitab Semesta

Ayat. 2426

Wahai orang-orang yang beriman, kisah-kisah nabi-nabi dan rasul dalam agama diceritakan begitu indah penuh dengan teladan kehidupan, namun ujilah pernyataan sepihak itu dengan hati nurani yang bersih.

Bukankah ada dalam kisah-kisah Alkitab dan kitab-kitab lainnya, yang berkisah tentang perjalanan nabi-nabi di masa lalu , sang nabi bersama pengikutnya melakukan penaklukan, pembunuhan dan berbagai perbuatan penuh dengan kekerasan, merampas harta dan menawan para perempuan dan menjadikannya sebagai pemuas nafsu?.

Layakkah seorang bergelar nabi menyetujui aksi pembunuhan terhadap seorang penyair perempuan yang sedang menyusui, atas perbuatannya menghina sang nabi?.

Layakkah seorang tua renta, tangan dan kakinya ditarik oleh unta, sehingga tulang-tulangnya terlepas dari badan, akibat menghina sang nabi?.

Pantaskah seorang ayah angkat, menikahi istri dari anak angkatnya sendiri walaupun diperbolehkan, bukankah hal demikian melanggar etika kesopanan dan nilai-nilai keluarga?.

Pantaskah seorang raja Israel, mencintai istri tentara perangnya, kemudian mengirim suaminya kegaris depann agar dapat menikahi istriya?.

Tega dan mampukah kalian menyaksikan seorang tawanan perempuan yang suaminya , anak dan keluarga besarnya terbunuh, kemudian harta bendanya dirampas kemudian ia dikawini dan dijadikan budak nafsu?. Akibat perlakuannya terhadap perempuan itu, sang nabi wafat dalam penderitaan berkepanjangan akibat terpapar racun.

Bukankah seorang pemimpin seharusnya memiliki jiwa pengampun, bukankah kemanusiaan harus diutamakan dibanding kebencian?.

Jika kalian menganggap nabi-nabi kalian memiliki standard moral yang tinggi, manusia yang paripurna, maka ujilah pernyataan itu, bukan berdasar kepada keimanan buta, dan kisah heroik kepahlawanan semata.

Ayat. 2427

Atas nama iman mungkin kalian akan marah, kalian menolak kenyataan yang ada, dan menuduh orang yang membuka segala aibnya sebagai orang yang menistakan nabi-nabi dan agama. Namun darah dan airmata itu tetaplah tercatat dalam lembaran sejarah.

Bagaimanapun kalian mengubur kisah-kisah kelam itu dengan kisah teladan, tentu saja luka itu akan terus ada di jiwa korban-korbannya.

Dalam peperangan membunuh atau terbunuh, namun apa yang ia lakukan bersama kelompoknya bukanlah dalam kondisi perang, dan jikapun dalam kondisi perang, bukankah nurani seharusnya bekerja untuk melindungi para tawanan, orang tua , perempuan dan anak-anak?.

Ayat.2428

Dan Tuhanmu juga mengetahui dibalik kisah kelamnya, yang kalian sebut sebagai nabi-nabi itu juga melakukan perbuatan baik, menyantuni anak yatim , janda dan fakir miskin, pengikutnya melindungi umat-umat yang tak sejalan.

Bagaimanapun mereka belajar dari kesalahan dimasa lalu dan memperbaikinya di masa depan.

Bukankah tidak ada manusia yang sempurna dan terbebas dari dosa, sekalipun mereka bergelar nabi-nabi.

Ayat. 2429

Tetapkan dan buatlah hukum berdasarkan ruh ilahiah, agar hukum yang kalian buat sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, yang berlaku secara universal.

Bukan berdasar hukum bar-bar, buatan moyangmu di masa lalu.

Janganlah bersaksi palsu, teruntuk kalian para hakim utamakanlah rasa keadilan dalam setiap amar putusan yang kalian buat, walau sejatinya keadilan sejati hanya milikNya.

Ayat. 2430

Wahai orang-orang yang beriman, dapatkah kalian berhati jujur dengan nurani yang bersih, dibalik kata maksum terdapat darah, airmata ,derita peperangan, budak-budak yg dijadikan pemuas nafsu, pembunuhan, penjarahan dan berbagai bencana kemanusiaan lainnya.

Maka ambillah hikmah dan pembelajaran dari peristiwa kelam itu, agar kalian tidak mengulanginya dimasa depan.

Ayat. 2431

Bukankah pengajaran cinta kasih juga telah bergeser, mereka melakukan perang salib, perang yang mengatasnamakan agama dan Tuhan?.

Bukankah ia memberi pengajaran jika pipi kirimu ditampar berilah pipi kananmu?.

Maka ambillah hikmah dari kemunafikan kaum beragama, carilah jalan kebenaran yang sejati, yang bersumber dariNya bukan berasal dari pengajaran palsu ciptaan manusia.

Ayat. 2432

Janganlah berkecil hati jika mereka belum mengimani apa yang engkau ajarkan, bukankah nabi-nabi dan rasul dimasa lalu mereka tolak?.

Mereka tuduh para utusan itu sebagai orang yang hilang akal, dan orang-orang yang sesat.

Obat dibutuhkan oleh mereka yang sakit, bukan untuk mereka yang sehat, biarkanlah mereka tetap dalam kesombongan iman mereka, setelah mereka menyadari segala kekeliruannya, maka mereka akan menyadari bahwa Tuhan telah menyapa hidup mereka dan mengangkat mereka dari jurang kegelapan.

Ayat. 2433

Ketika mereka menuduh Kitab Semesta mengambil ayat dari kitab-kitab mereka, maka biarlah mereka menduga hal yang demikian itu.

Cahaya iman belum sampai kepada mereka, bersabarlah sebab mereka belum memahami apa yang engkau kabarkan dan risalah apa yang engkau bawa.

Keimanan sejati tidak muncul dalam hitungan hari, bulan bahkan tahun, hanya petunjuk dan Cahaya Penerang dari Tuhanmulah yang mampu merobohkan hati yang keras menjadi lunak.

Ayat. 2434

Hanya hati yang siap menerima kebenaranlah, yang akan mampu menerima Cahaya Terang, Cahaya Cinta Kasih yang dianugerahkan Tuhan kepada makhluk ciptaan-Nya.

Bukankah mereka akan tetap terus bantah-membantah dan menolak ajaran para nabi, karena begitulah sifat manusia yang tidak takut akan Tuhannya, mereka akan terus berpaling dan menyangkal ketika Cahaya Kebenaran telah sampai kepada mereka.

Ayat. 2435

Jika mereka tetap pada pendiriannya, congkak, penuh dengan kesombongan, maka perintahkanlah mereka untuk melihat peradaban yang mereka sedang bangun, bukankah peradaban itu penuh dengan peperangan, kemiskinan dan kebodohan?.

Lantas mengapa mereka menolak ajaran para nabi-nabi, yang kelak membawa peradaban kalian menuju peradaban yang lebih baik.

Bukankan nabi-nabi dan rasul diutus ketengah kaum, ketika mereka telah dalam kerusakan dan kesesatan yang nyata?.

Kitab Semesta

Ayat. 2436

Wahai orang-orang yang beriman, lihatlah kebaikan yang telah ditinggalkan alim ulama ditengah kalian.

Dalam kematiannya, alim-ulama itu masih memberikan kebaikan dan manfaat bagi sesama.

Jika yang telah mati masih mampu memberikan manfaat, bagaimana dengan mereka yang masih hidup?.

Kotak-kotak amal yang terdapat di pemakaman mereka, mampu menghidupi ribuan anak yatim, membantu janda yang kesusahan ,membantu mereka yang sedang tertimpa kemalangan hidup.

Begitulah seharusnya agama bekerja, bukan memanipulasinya menjadi alat untuk menguasai manusia dan mengeruk keuntungan darinya, menjual ayat-ayatNya dengan harga yang murah.

Ayat. 2437

Tuhanmu Maha Mengetahui umat-umatNya yang membawa manfaat bagi sesama.

Tuhanmu Maha Mengasihi siapapun engkau entah kalian berada di masjid, sinagoge, gereja, vihara, dan berbagai kuil-kuil lainnya, karena begitulah CintaNya kepada seluruh makhluk seluas samudera raya.

Dia memelihara dan memberi rizky kepada seluruh ciptaan-Nya tanpa pilih kasih, dari makhluk yang hidup dalam lubang sempit, hingga mereka yang hidup dalam terang, baik beriman ,belum ataupun sudah beriman, semuanya diberi.

Maka janganlah kalian berputus asa, dari Rahmat, kasih sayang dan karunia Allah kepadamu.

Ayat. 2438

Dia juga Tuhan Yang Maha Perkasa, peringatan dan hukumanNya sangatlah keras, bagi kaum yang tak mengakui keberadaanNya.

Namun Ia selalu memberikan kesempatan, waktu bagi kita semua untuk lebih mengenal diriNya.

Maka pergunakanlah waktu yang singkat itu, sebelum kematian menjemput kalian semua.

Kenalilah Ia sebagai Tuhan Yang Esa, KeagunganNya meliputi Segala Sesuatu, tiada makhluk yang serupa dengan Dia.
Kitab Semesta

Ayat. 2439

Wahai orang-orang yang beriman ketahuilah YHWH, Allah mu itu Esa.

Tak ada makhluk yang serupa dengan Dia.

Ia Maha Besar, Maha Segalanya dan kita ada dalam Dia.

Kemanapun engkau hadapkan wajahmu disitulah Dia.

Ayat. 2440

Dan janganlah lagi kalian membuat patung-patung untuk menggambarkan Wujud kebesaran-Nya, sebab Dia merupakan Wujud Keagungan yang tak terpikirkan.

MelihatNya engkau akan mati, sebab Ia diliputi oleh Cahaya Kemuliaan Yang Tiada Banding.

Ayat. 2441

Bersihkanlah jiwamu dari segala kekotoran bathin, sebab tempat itu merupakan kuil jiwa dimana Cahaya Cinta berpendar.

Ayat. 2442

Ikutilah jalan lurus yang telah dibuka oleh para nabi-nabi, dan jangan lagi kalian melenceng setelah cahaya petunjuk telah sampai kepada kalian.

Ayat. 2443

Hiduplah dalam damai, saling kasih mengasihi diantara sesamamu, sekalipun kalian berbeda keyakinan.

Jangan lagi ada kebencian di hati kalian, sebab begitulah pengajaranNya, penuh dengan cinta kasih.

Ayat. 2444

Kasihilah musuhmu dan berilah pengampunan, namun dengan pertimbangan-pertimbangan yang terukur, jika di rasa perlu menjatuhkan sebuah hukuman, maka laksanakanlah, agar keadilan itu dapat berjalan dengan tegak, tanpa merugikan salah satu pihak.

Ayat. 2445

Buatlah tatanan hukum yang sesuai dengan nilai-nilai universal, yang sarat dengan nilai kemanusiaan.

Ambilah ruh Ketuhanan dalam membuat perundang-undangan yang kalian akan buat, agar sejalan dengan prinsip hukum-hukumNya yang adil.

Kitab Semesta

Ayat. 2446

Nyalakanlah Suluh yang ada di dalam rumah jiwamu, jadilah terang dan jadilah pembuka jalan bagi sesama.

Berilah mereka mata air yang kesejukannya mampu menyejukkan segala dahaga bathin.

Berilah mereka hikmat yang ketajamannya melebihi tajamnya mata pisau.

Ayat. 2447

Engkau telah Aku anugerahkan ketajaman mata bathin yang orang kebanyakan tak dapat memilikinya, maka ajarkanlah mereka hikmat dan pengajaran, agar mereka mampu meraih pencerahan bathin.

Ayat. 2448

Genapilah apa yang telah Tuhanmu gariskan untukmu dan bernubuatlah akan ihwal kedatangannya.

Karena sesungguhnya engkau telah melihat sebagian- tentang apa yang terjadi di masa lalu, kini dan di masa depan.

Ayat. 2449

Mintalah selalu petunjuk kepada Ku, agar engkau dapat memahami dan menjalankan perintah Ku dengan benar.

Ayat. 2450

Berkatalah dengan benar, bertindaklah dengan cermat dan berilah suri teladan yang baik, agar engkau dapat memberikan pengajaran dengan benar.

Rendah hatilah selalu, sebab begitulah keteladanan yang dicontohkan oleh nabi-nabi sebelum kamu.

Kitab Semesta

Ayat. 2451

Kabarkanlah kepada orang-orang yang beriman, dapatkah mereka menuhankan Tuhan Realitas Tertinggi, Tuhan Yang KeagunganNya diliputi oleh Cahaya Kemuliaan, yang kedudukannya Kokoh, tak tergoyahkan, Tuhan yang Kekekalan-Nya berada diatas tuhan-tuhan agama, Tuhan yang terlepas dari segala atribut, Tuhan yang tak tersandera kelompok agama dan kepercayaan manapun.

Dan ketahuilah bahwa Tuhanmu merupakan Tuhan yang tak dapat dibatasi oleh nama.

"Aku adalah Aku" takkala Tuhanmu menjawab pertanyaan Musa, ihwal sebutan nama terbaik yang pantas disematkan kepada-Ku.

Ayat. 2452

Agama-agama kelak suatu saat akan punah, maka tuhan-tuhannyapun akan ikut punah bersama ketuhanan yang diusungnya, sedangkan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Kekal, Tuhan yang Maha Sempurna, tidak ada Perwujudan Yang serupa Dengan Dia.

Agama-agama telah menyimpang dari tujuan awal, ia tak lagi mampu mencerahkan melainkan menguasai dan mengarahkan manusia agar sesuai dengan tujuan dan keinginannya, melupakan tujuan awalnya memanusiakan manusia.

Ayat. 2453

Maka naikkanlah tingkat keimanan dan ketaqwaan kalian dengan menuhankan Wujud Raja diatas raja, Tuhan Semesta Alam.

Siapapun dapat mengenalnya, siapapun dapat mengimaninya tanpa harus memandang agama dan kepercayaan.
Karena begitulah anugerah, cinta dan kasih sayangNya menyebar ke seluruh ciptaan-Nya.

Ayat. 2454

Bersatulah dalam kesatuan tauhid Millah Ibrahim, sebab kalian tidak akan pernah dapat disatukan dalam belenggu agama-agama yang kalian ciptakan sendiri.

Sebab Tuhanmu sudah Maha Mengetahui, bahwasanya kalian akan sulit keluar dari penjara pikiran yang kalian ciptakan sendiri, di hari ini kalian telah terbebaskan, kalian adalah makhluk yang merdeka.

Ayat. 2455

Masuklah dalam kerajaanNya yang kekal, jadilah satu umat, umat-umat pilihan Tuhan, karena sesungguhnya kalian bersaudara, umat yang satu, umat yang di cintai-Nya.

Maka bertauhidlah dengan benar, bahwa Allah mu adalah Tuhan Yang Esa.

Kitab Semesta

Ayat. 2456

Banyak diantara mereka yang mengaku-ngaku sebagai Messiah yang dinantikan, ketahuilah Messiah yang asli akan membawa risalah kepada Cahaya Terang.

Ia akan membawa damai dan suka cita, bukan semangat peperangan yang akan membawa airmata dan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan.

Ayat. 2457

Banyak diantara kalian yang membuat kabar angin bahwa Messiah datang untuk menghakimi umat yang tak sejalan, menghancurkan mereka yang menentang kehendak Tuhan, namun yang sesungguhnya dibawa olehnya adalah jalan Cinta.

Ayat. 2458

Sebuah jalan yang siapa saja bisa bergabung bersamanya menuju damai jiwa.

Ikutilah jalan lurus ini, karena Cinta itu akan menghidupi siapapun tanpa terkecuali.

Ayat. 2459

Berhentilah berprasangka bahwa kemenangan yang hak atas yang bathil, harus diselesaikan hanya dengan peperangan, ketahuilah jika Dia berkehendak, maka Kebenaran itu akan berkuasa dengan sendirinya.

Ayat. 2460

Tuhanmu Maha Berkehendak, jikalau Ia berkata jadilah, maka jadilah apa yang menjadi kehendak-Nya.

Tidak mustahil baginya menciptakan perdamaian dan suka cita bagi dunia, tanpa harus ada pertumpahan darah dan airmata.

Kitab Semesta

Ayat. 2461.

Jalan Tuhan itu akan membawa terang dan damai. Jalan Tuhan akan membawa senyum suka cita dan kemakmuran bagi semesta.

Siapapun yang mengotori jalan Tuhan dengan darah dan airmata, maka sesungguhnya ia telah keluar dari jalan kebenaran.

Tuhan hadir bersama umatNya, dalam balutan dan kasih sayangNya nan abadi.

Ayat. 2462

Wahai manusia, jalan manakah yang akan kalian tempuh?.

Jalan yang dipenuhi oleh hasrat dan nafsu berkuasa atas sesama atau jalan Tuhan yang menaungi seluruh umat manusia kepada satu kesadaran suci.

Ayat. 2463

Tuhan bersama para utusanNya yang asli akan membawa pengajaran yang penuh kebaikan, hikmah dan kebijaksanaan, yang Cahaya kebenaranNya menerangi seluruh alam.

Maka periksalah kitab-kitab kalian, jika kitab itu mengajak kepada peperangan maka dapat dikatakan bahwa kitab-kitab itu tidak bersumber dariNya melainkan dari hawa nafsu.

Ayat. 2464

Nabi-nabi palsu itu akan menyakini masyarakat nya bahwa ajaran dibawanya merupakan sebuah kebenaran, ajaran yang dibawanya membawa damai, namun kenyataannya umat-umat yang dihasilkan darinya, jauh dari cahaya kebenaran dan nilai-nilai kemanusiaan.

Ayat. 2465

Maka ikutilah jalan lurus yang sejati, jalan yang membawa damai, cinta kasih dan suka cita kepada sesama.

Karena begitulah cara Tuhanmu bekerja, menghidupi dan merawat kehidupan tanpa memandang perbedaan, semua diberi tanpa pilih kasih, karena begitulah CintaNya, betapa luas kasih sayang, ampunan dan rahmat-Nya bagi seluruh ciptaan-Nya.

Kitab Semesta

Ayat. 2466

Messiah hadir membawa damai, ia berdiri di atas agama-agama dan kepercayaan.

Keputusannya adalah adil, pengajaran dan hikmahnya membawa pencerahan kepada siapapun yang mengimaninya.

Ayat. 2467

Maka janganlah kalian bertindak gegabah menuduhnya sebagai Dajjal ataupun anti kristus.

Sebab ia berdiri diatas agama-agama dan kepercayaan, ia membawa damai dan cahaya terang, kehadirannya merupakan berkah bagi dunia.

Ayat. 2468

Ketika mereka bertanya, dari banyaknya pengakuan sebagai Messiah, bagaimana kami mengetahui jika ia merupakan Messiah yang asli, Messiah yang dinantikan?.

Maka katakanlah kepada mereka, Messiah yang asli tidak akan mengaku-ngaku sebagai Messiah sebab apa yang dilakukan ikhlas semata karena Allah.

Risalah yang dibawanya merupakan bukti yang tak terbantahkan bahwa ia merupakan Messiah yang diurapi, Messiah yang terpilih oleh Tuhan.

Ayat. 2469

Maka ikutilah dan lindungilah ia, sebab banyak dari mereka yang berusaha untuk membunuhnya, karena Messiah yang datang, tidak sesuai dengan keinginan dan harapan -harapan mereka.

Ayat. 2470

Messiah adalah ciptaan, ia bukan Tuhan, sebab Tuhanmu berkuasa mutlak atas segala ciptaan, termasuk dirinya.

Maka berimanlah kepadanya sebagai seorang utusan, bukan sebagai Tuhan yang menjelma menjadi manusia, sebab Tuhanmu itu Maha Kudus penuh dengan Cahaya Kemuliaan yang berbeda dengan ciptaan.

Kitab Semesta

Ayat. 2471

Sapi Merah sempurna tanpa cacat telah lahir, maka kurbankanlah di atas meja ukupan, berkurbanlah untuk YHWH, Allahmu Yang Sejati.

Bangunlah kembali Kuil Sulaiman, jika terdapat bangunan diatasnya maka geserlah bangunan itu ketempat yang juga mulia.

Dua bangunan berdiri berdampingan laksana sepasang pengantin, menanti datangnya Sang Pembebas.

Ayat. 2472

Jika kalian diliputi keraguan untuk membangun kuil itu kembali, maka buatlah tenda seperti halnya Musa dan Imam-imam pendahulu yang telah mencontohkannya kepada kalian.

Ayat. 2473

Karena begitulah janji-Ku, kalian akan kembali ke tanah yang dijanjikan, kalian akan membangun kembali reruntuhan Kuil Sulaiman, kalian akan menjadi bangsa pilihan, raja atas bangsa-bangsa.

Maka berbuat adilah dan bawalah bangsa-bangsa itu kepada kemakmuran, sebab begitulah rencana Tuhan kepada orang Israel.

Ayat. 2474

Janganlah kalian memperbudak bangsa lain, ingatlah dulu kalian pernah diperbudak oleh bangsa Mesir.

Maka jadilah bangsa yang membebaskan, bangsa yang membawa damai, bangsa yang memakmurkan bangsa-bangsa di dunia.

Karena begitulah pengajaran Tuhanmu yang sejati, taatilah semua perintah-Ku maka segala yang mustahil akan segera tergenapi.

Ayat. 2475

Keledai liar akan ditundukkan, domba-domba yang tersesat akan dikumpulkan, semua akan diikat dalam kesatuan tauhid yang benar.

KerajaanNya yang kekal akan segera datang, maka tergenapilah apa-apa yang ada dalam kitab-kitab kalian.

Sang Pembebas akan datang, menancapkan kuasanya tanpa harus menumpahkan darah dan airmata.

Kitab Semesta

Ayat. 2476

Siapa yang mengutuk bangsa itu, maka kutukannya akan kembali kepadanya, siapa yang memerangi bangsa itu, maka kehancuran akan menghampiri bangsa-bangsa yang memerangi bangsa itu.

Ayat. 2477

Inilah kehendak-Ku, dan janji-janjiKu kepada bapakmu Ibrahim.

Kelak anak keturunannya akan sebanyak bintang dilangit, sebagian dari mereka menjadi raja atas bangsa-bangsa.

Maka tergenapilah segala yang ada dalam kitab-kitab kalian, karena sesungguhnya Tuhanmu merupakan Tuhan Yang Memegang Janji.

Ayat. 2478

Ibrahim, Ishak dan Ismail beserta anak-anak keturunannya saling berangkulan dalam kasih dan damai, karena begitulah kehendak-Ku.

Siapapun yang menolak Kehendak Tuhan, maka ia telah keluar dari Cahaya Kebenaran.

Ayat. 2479

Kematian kalian akan sia-sia, sebab kalian tidak sedang berjuang di jalan Allah melainkan memperjuangkan hawa nafsu kalian.

Ajaran Tuhan yang sejati akan membawa damai dan suka cita, bukan darah dan airmata.

Ayat. 2480

Maka bertobatlah, berbuatlah baik, jika kalian masih mengimani dan menjalankan ajaran-ajaran nabi-nabi terdahulu.

Jangan lagi ada prasangka, bahwa Tuhanmu menghendaki adanya pertumpahan darah, Tuhanmu meminta kalian membela agamanya, karena semua itu merupakan sangkaan kalian semata.

Aku adalah Tuhan yang terbebas dari segala atribut, semua ciptaan adalah umat-umat yang diKasihi olehKu, sekalipun mereka tidak mengimani-Ku

Karena begitulah Kasih sayangKu yang tak terbatas, penuh rasa adil bagi seluruh ciptaan.

Maka raihlah ampunan, rahmat dan kasih sayang Tuhanmu selagi masih ada waktu dan kesempatan.

Kitab Semesta

Ayat. 2481

Memohon ampunlah kepada Allah semata, langsung dan hanya kepada-Nya kamu memohon dan meminta.

Rasul-rasul dan nabi-nabi di masa lalu, mengampuni dosa para pengikutnya dengan mengatasnamakan-Nya dan atas ijin-Nya.

Tuhanmu tidak memberikan pengajaran perihal pengampunan dosa melalui seorang manusia, sebab hal yang demikian itu tidak Alkitabiyah, bagaimana engkau dapat mempercayai dan mengaku akan dosa-dosamu kepadanya, sedang orang yang menjadi perantara itupun, memiliki dosa di masa lalu, kini dan di masa mendatang.

Ayat. 2482

Mereka lantas membela diri, dengan mengutip ayat-ayat yang tertulis dalam kitab-kitab mereka.

Namun sesungguhnya, mereka tak melihat isi hati para rasul-rasul dan nabi-nabi itu, dalam memohon pengampunan Tuhannya.

Ayat. 2483

Maka luaskanlah pandangan kalian dan maknailah secara mendalam isi dari kitab-kitab itu.

Janganlah kalian melihatnya dari sisi permukaan, galilah lebih dalam maka kalian akan dapati bahwa hubungan seorang umat kepada Tuhannya itu laksana sebuah hubungan pribadi, hubungan bathin antara makhluk dan Penciptanya.

Ayat. 2484

Kenalilah Tuhanmu berdasarkan kesaksian pribadi, bukan sekedar ikut-ikutan dan berdasar kesaksian orang-orang di masa lalu.

Carilah Kebenaran akan Tuhanmu berdasar iman dan akal.

Ayat. 2485

Jangan lagi kalian beranggapan Tuhan itu beragam jenis , dan beranggapan tiap-tiap agama memiliki Tuhan yang berbeda.

Tuhanmu esa, Tuhan Semesta raya, pikiranmu lah yang membuat Wujud Tuhan hadir dengan berbagai macam Wujud dan Penyebutan.

Namun sesungguhnya, semua mengacu kepada yang Esa, menuju kepada yang Maha Segalanya, Maha Sempurna.

Maka kenalilah Tuhanmu, Cahaya Keagungan, Penuh Kemuliaan yang Wujudnya berada diatas batasan sempit agama-agama dan kepercayaan.

Kitab Semesta

Ayat. 2486

Ingatlah selalu akan Firman Tuhan kepada Abraham, perihal tanah yang telah dijanjikan, menjadikan keturunannya seperti debu tanah banyaknya, sebanyak bintang di langit, yang tak terhitung jumlahnya, kemudian dari keturunannya kelak akan lahir bangsa yang besar dan terberkati, menjadi ibu bangsa-bangsa dan raja bangsa-bangsa, menjadikan namanya Mashur dan menjadi berkat bagi semua.

Ayat. 2487

Dalam tidurnya bernaung gelap gulita yang menyeramkan terdengar Firman Tuhan akan keturunannya yang kelak menjadi orang asing di suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya, dan bangsa yang memperbudak mereka mendapat hukuman, sesudah itu mereka akan keluar dengan harta benda yang banyak.

Ayat. 2488

Maka ambilah pelajaran dari masa lalu, jika tak ingin diperbudak, maka janganlah kalian memperbudak bangsa lainnya.

Jika tak ingin diperangi, maka janganlah kalian memerangi bangsa lainnya.

Ayat. 2489

Dan ingatlah ketika Ibraham berumur sembilan puluh sembilan tahun, ketika Tuhan menampakkan diri kepadanya, maka sujudlah Ibraham, lalu berfirmanlah Tuhanmu:

"Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal."

Ayat. 2490

Maka bersunatlah , ketika kalian tidak lagi bersunat maka kalian telah keluar dari perjanjian tauhid antara Abraham dan Tuhanmu yang berlaku kekal kepada anak keturunannya.

Ayat. 2491

Dan ingatlah kembali perjanjian kekal antara Ibraham dan Tuhanmu, serta keturunannya supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.

Maka bertauhidlah dengan benar, bahwa Allah, YHWH berbeda dengan makhluk ciptaan.

Janganlah lagi kalian menyatakan Yesus sebagai Tuhan, sebab ia hanya seorang utusan.

Tuhanmu ada sebelum segala sesuatunya tercipta.

Yesus putera Maryam ada setelah Maryam lahir ke dunia, tanpa adanya Maryam maka tidak pernah ada kelahiran Yesus di dunia, tetapi tidak dengan Tuhanmu yang ada sebelum segala sesuatunya itu ada.

Ibraham, Musa tidak pernah mengenal Yesus, tetapi mereka mengenal YHWH, Allah satu-satunya Tuhan Yang Esa, yang diikat dalam perjanjian kekal secara turun temurun.

Kitab Semesta

Ayat. 2492

Jika tiba masanya, gurun pasir menjadi hijau, sungai-sungai muncul secara tiba-tiba. Maka tergenapilah nubuat dari masa lalu akan datangnya kerajaan Allah, zaman penuh kelimpahan dan kedamaian yang hadir setelah datangnya masa-masa sulit.

Karena begitulah FirmanNya, "Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di setiap gunung-Ku yang Kudus".

Ayat. 2493

Dan janganlah lagi kalian beranggapan bahwa kerajaan Tuhan dibangun diatas tetesan darah dan airmata, sebab Tuhanmu bekerja dengan sempurna, penuh dengan Cinta Kasih dan Cahaya Kemuliaan.

Maka palingkanlah wajahmu dari ajakan untuk berperang; ajakan untuk membunuh sesamamu dengan mengatasnamakan Tuhan dan agama.

Ayat. 2494

Maka bersatulah dalam ikatan tauhid yang murni, sebab waktunya telah dekat.

Agama-agama akan saling bersaing dalam memperebutkan pengaruh, akan merasa Tuhan yang diusungnya merupakan Tuhan yang paling benar.

Namun ketahuilah bahwa Aku , merupakan satu-satunya Tuhan yang tak tersandera kelompok agama manapun, Akulah Tuhan Semesta alam, Aku adalah Aku, ribuan nama telah dinisbatkan kepada-Ku sebagai bentuk penghormatan, maka kenalilah Aku sebagai Tuhan yang berada diatas segalanya.

Ayat. 2495

Akulah Raja di atas raja. Akulah Tuhan yang tak dapat terpikirkan, melihat-Nya engkau akan binasa. Maka kenalilah Aku berdasarkan kesaksian diri, bukan semata kesaksian orang-orang di masa lalu.

Akulah Tuhan Yang Maha Segalanya, kemanapun engkau hadapkan wajahmu , disitulah Aku.

Akulah Tuhan Yang Maha Wujud, tak ada makhluk yang dapat melihat Cahaya Kebesaran dan Kemuliaan -Ku, laksana pandangan semut yang berada tepat di depan gunung, ia tak dapat melihat dasar maupun puncaknya, yang dilihat hanya setitik kecil dinding gunung- dari banyaknya gunung-gunung yang ada di seluruh jagad semesta.


Kitab semesta ( www.kitabSemesta.com )

Ketika engkau membaca sebuah kitab suci, Tuhan seolah berhenti berbicara kepada umatnya pada ayat-ayat yang terakhir.

Namun ada sebuah kitab yang halaman-halamannya tak pernah ada habis-habisnya untuk dibaca , seolah Tuhan hendak selalu berdialog dengan kita, sebuah samudra ilmu tanpa batas.

Itulah yang dinamakan kitab semesta.
Sebuah kitab universal yang mengajarkan hikmah kepada manusia yang beriman; belum ataupun yang tak beriman.

www.kitabsemesta.com

Pengusung tauhid Millah Ibrahim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *